Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mendukung penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul guna menunjang realisasi investasi sektor digital dan kecerdasan buatan (AI) senilai Rp88 triliun di Batam, Kepulauan Riau. Investasi pembangunan AI Data Centre di kawasan Nongsa dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan investasi tersebut harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya berfokus pada nilai ekonomi semata. Menurut dia, pembangunan ekonomi harus menghadirkan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi warga sekitar kawasan investasi.
“Investasi harus memberikan dampak nyata bagi rakyat. Yang paling penting bukan hanya nilai investasinya, tetapi seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Iftitah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Kementrans, lanjut Iftitah, berkomitmen mendukung kebutuhan tenaga kerja industri digital melalui berbagai program pelatihan peningkatan kapasitas, keterampilan, disiplin kerja, dan integritas. Ia menilai generasi muda Indonesia harus mampu mengambil peran dalam transformasi ekonomi digital global yang kini berkembang pesat.
Baca Juga: AFTECH Dukung Upaya Hukum Anggota, Tegaskan Peran Strategis LPBBTI dalam Ekonomi Digital Nasional
“Kita harus memastikan masyarakat Indonesia, khususnya generasi mudanya, mampu menjadi bagian dari transformasi ekonomi digital dunia. Karena itu, kompetensi dan integritas harus berjalan berbanding lurus,” ucap Iftitah.
Ia menjelaskan masyarakat transmigrasi tidak hanya mencakup transmigran, tetapi juga warga lokal yang tinggal di kawasan transmigrasi dan wilayah sekitarnya. Jika masyarakat tersebut dapat terserap ke dalam lapangan kerja baru dari investasi digital, maka dampak ekonomi yang dihasilkan akan semakin luas, mulai dari pengurangan pengangguran hingga pengentasan kemiskinan.
“Yang menikmati hasil pembangunan tidak boleh hanya pengusaha dan investor, tetapi juga masyarakat di sekitar kawasan,” ujar Iftitah.
Baca Juga: Menkomdigi: AI Jadi Kunci Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Digital
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Batam yang dinilai berhasil membangun kepercayaan investor dan menciptakan optimisme terhadap pengembangan Batam sebagai pusat ekonomi digital nasional. Menurutnya, transformasi ekonomi Indonesia membutuhkan sinergi antara investasi, teknologi, infrastruktur, dan pembangunan manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar menghadirkan investasi, tetapi memastikan rakyat ikut tumbuh bersama investasi tersebut. Masyarakat harus semakin sejahtera, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan anak-anak muda Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” imbuh Iftitah.
(Sumber: Antara)
Pembangunan AI Data Centre di kawasan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi. (Antara)