Prabowo Singgung Aparat Nakal hingga Korupsi: Bekingnya Biasanya Seragam Kalau Gak Ijo Ya Coklat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mei 2026, 14:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo  Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro (Dokumentasi TVR Parlemen)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung adanya oknum aparat yang berperilaku tidak sesuai aturan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Rabu, 20 Mei 2026. Momen tersebut terjadi saat ia menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI.

Dalam pemaparannya, Prabowo menekankan bahwa masyarakat menginginkan pemerintahan yang efektif dan bersih, bukan yang lamban atau bersikap santai, termasuk dalam proses perizinan usaha yang dinilai masih berbelit.

Ia juga menyampaikan bahwa tindakan tegas seperti pemberhentian, termasuk terhadap aparatur sipil negara (ASN), dapat dilakukan apabila terbukti melakukan pelanggaran. Para pejabat daerah seperti gubernur dan bupati turut diingatkan agar tidak menyimpang dari aturan.

"Kalau sekarang pejabat masih coba korupsi, cepat ketahuan. Sekarang ada teknologi, ada radar bisa kita pakai lihat bawah tanah. Jadi saudara-saudara yang punya bunker, disembunyikan, nanti ketemu juga kekayaanmu," tegasnya.

Baca Juga: Soal Akal-akalan Birokrat Nakal, Prabowo: Saya Ingatkan Semua Menteri, Tertibkan!

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan main-main dalam memanfaatkan teknologi untuk pengawasan dan penegakan hukum, termasuk memastikan tidak ada pejabat yang merasa kebal dari pemeriksaan.

"Jadi kau mau tipu gimana pun kita akan tipu penipuan kau. Tapi biasanya mereka-mereka itu ada bekingnya," lanjut Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Tak Persoalkan Pemenang Tender dari PDIP, Sebut Ikuti Teladan Megawati

Ia juga menyoroti dugaan adanya pihak yang membekingi praktik menyimpang, yang kerap berasal dari oknum berseragam.

"Bekingnya biasanya seragamnya kalo gak ijo ya coklat," ujarnya lagi merujuk oknum TNI dan Polri.

Meski demikian, ia menegaskan agar institusi TNI dan Polri tidak dicemarkan karena keduanya merupakan milik rakyat dan harus mengabdi kepada masyarakat.

"Saya sebagai senior, alumni gak ragu.. Jangan cemarkan TNI-Polri saudara. TNI Polri milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat," tegasnya.

Prabowo juga meminta masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan perilaku aparat yang tidak beres, termasuk dengan cara merekam kejadian sebagai bukti.

"Kalau ada kelakuan aparat gak beres, saya minta rakyat video. Langsung video. Jangan kau melawan... video saja lapor langsung ke saya," tambah Prabowo lagi.

x|close