Ntvnews.id, Yogyakarta - Peternak sapi asal Jati Wonokromo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sarjono (51), mengaku bahagia setelah sapi peliharaannya bernama Mbah Iran terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Idul Adha tahun 2026.
Sarjono mengatakan proses pemilihan sapi tersebut bermula dari rekomendasi dokter hewan yang kemudian diajukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul sebelum akhirnya diteruskan ke Jakarta.
"Awalnya dari dokter hewan yang mengajukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, langsung dimasukkan ke Jakarta," kata Sarjono di Yogyakarta, Minggu, 17 Mei 2026.
Baca Juga: Kemenkes Ingatkan Standar Keamanan Pengolahan Daging Kurban Jelang Idul Adha 2026
Ia mengetahui sapi miliknya resmi terpilih setelah dihubungi oleh utusan dari Jakarta melalui sambungan telepon pada Mei 2026.
"Selanjutnya dari Dinas Pleret (Bantul) survei ke sini dan memberi vitamin hewan serta obat cacing agar sapi sehat," katanya.
Menurut Sarjono, sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai satu ton itu merupakan salah satu sapi kesayangannya yang telah dirawat selama kurang lebih dua tahun.
Ia membeli sapi tersebut saat usianya masih sekitar tiga tahun.
Kini, usia Mbah Iran diperkirakan sudah mencapai lima tahun.
"Senang, karena dibutuhkan sama orang nomor satu di Indonesia, (dibeli) Rp 90 juta," kata Sarjono.
Nama Mbah Iran sendiri ternyata berasal dari nama pemilik sebelumnya, yakni seorang peternak asal Kebumen, Jawa Tengah.
"Dulu belinya saya dari Mbah Iran, terus saya namakan Mbah Iran," katanya.
Sarjono menjelaskan, sejak sapinya dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo, perawatan terhadap Mbah Iran semakin diperhatikan secara khusus.
Ia rutin menjaga kebersihan kandang, memandikan sapi, hingga mengawasi pola pemberian pakan agar kondisi hewan tetap sehat.
"Perawatan ya juga khusus sekarang semenjak itu dibeli sama Pak Prabowo itu," katanya.
Baca Juga: Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Idul Adha 2026 Aman dan Surplus
Sarjono mengaku dirinya sudah terbiasa memelihara sapi sejak kecil. Saat ini, terdapat sekitar delapan ekor sapi yang dirawat di kandang dekat rumahnya.
Menariknya, beberapa tahun lalu salah satu sapi miliknya juga sempat dilirik untuk dijadikan hewan kurban Presiden Joko Widodo.
Namun saat itu prosesnya gagal karena ada persyaratan yang belum terpenuhi.
"Dulu pernah itu untuk Pak Jokowi yang tahun berapa itu, tapi tidak lolos karena ada syarat yang belum terpenuhi," katanya.
(Sumber: Antara)
Peternak sapi asal Bantul Sarjono (51) sedang memandikan sapinya yang terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo di Jati Wonokromo, Bantul, Minggu 17 Mei 2026. (ANTARA/Agung Dwi Prakoso) (Antara)