Baznas RI Dirikan Kampung Darurat di Gaza

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mei 2026, 07:00
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Suasana Kampung Cahaya Zakat yang didirikan melalui dukungan masyarakat Indonesia yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berkolaborasi dengan Kitabisa di kawasan Deir Al-Balah, Gaza, Palestina. ANTARA/HO-Baznas RI Suasana Kampung Cahaya Zakat yang didirikan melalui dukungan masyarakat Indonesia yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berkolaborasi dengan Kitabisa di kawasan Deir Al-Balah, Gaza, Palestina. ANTARA/HO-Baznas RI (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas RI berkolaborasi dengan Kitabisa mendirikan kampung darurat bernama Kampung Cahaya Zakat di kawasan Deir Al-Balah, Palestina, yang dibangun dari dukungan dan bantuan masyarakat Indonesia.

"Kita menunjukkan komitmen bangsa Indonesia, komitmen Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, yang sangat concern, sangat commit kepada perjuangan rakyat Palestina dan sangat concern kepada nasib rakyat Palestina. Itulah sebabnya beliau mendorong semua kekuatan yang ada di Indonesia, termasuk Badan Amil Zakat Nasional, untuk memberikan dukungan-dukungan dan bantuan-bantuan," kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional RI Sodik Mudjahid dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2026.

Baca Juga: Kemensos dan Baznas Kolaborasi Berdayakan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Sodik menjelaskan program Kampung Cahaya Zakat mencakup pembangunan 200 unit tenda keluarga, 50 unit toilet, tenda masjid seluas 100 meter persegi, serta tenda kelas agar aktivitas sosial dan ibadah masyarakat tetap dapat berjalan di tengah kondisi darurat.

Selain pembangunan infrastruktur darurat, program tersebut juga menyediakan 151.000 liter air bersih dan ribuan paket makanan yang diperuntukkan bagi total 11.714 penerima manfaat.

Tak hanya itu, Baznas juga menyalurkan kafalah atau insentif bagi 20 guru sekolah dan tahfiz Al Quran selama enam bulan ke depan guna mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di lokasi pengungsian.

"Laporan ini kami sampaikan sebagai pertanggungjawaban kepada para pendukung umat, kepada pendukung bangsa Indonesia yang telah mempercayakannya kepada Baznas," ujarnya.

Sodik Mudjahid turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam program kemanusiaan tersebut, termasuk para donatur yang mendukung pembangunan Kampung Cahaya Zakat.

Baca Juga: Baznas Alokasikan 10 Persen Kurban 2026 untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

"Mohon doanya agar Baznas terus semakin dipercaya, yang dengan itu Baznas semakin peduli kepada para duafa, termasuk peduli kepada saudara-saudara kita di Gaza, di Palestina," kata Sodik Mudjahid.

Sementara itu, Direktur Timur Tengah Ditjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Ahrul Tsani Fathurrahman menyampaikan apresiasi kepada Baznas, para relawan, serta masyarakat Indonesia atas solidaritas nyata yang diberikan kepada rakyat Palestina.

"Kampung Cahaya Zakat ini menjadi salah satu bukti nyata dari semangat tersebut. Program ini bukan hanya menghadirkan bantuan fisik berupa tenda, fasilitas sanitasi, masjid, atau sekolah, tetapi lebih dari itu menghadirkan harapan, menghadirkan rasa aman, menghadirkan rasa nyaman, dan yang paling penting menghadirkan pesan kepada saudara kita di Palestina bahwa mereka tidak sendiri," ucap Ahrul Tsani Fathurrahman.

(Sumber: Antara)

x|close