Cek Fakta: Klaim Indonesia Pimpin ASEAN untuk “Rebut” Laut China Selatan dari Tiongkok adalah Hoaks

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 18:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Arsip - Ilustrasi - Laut China Selatan. ANTARA/Anadolu/py Arsip - Ilustrasi - Laut China Selatan. ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang beredar di YouTube menarasikan bahwa Indonesia disebut memimpin negara-negara ASEAN untuk merebut Laut China Selatan dari Tiongkok. Unggahan tersebut juga menyebut Indonesia menolak tunduk pada dominasi Tiongkok, bahkan menambahkan klaim bahwa Iran terkejut atas sikap Indonesia.

Berikut kutipan narasi yang terdapat dalam video tersebut:

“Indonesia Pimpin Negara ASEAN Tantang Tiongkok Siapkan Puluhan Jet Tempur Amankan Laut China Selatan

Iran terkejut Indonesia berani tantang Tiongkok”

Namun, apakah klaim tersebut benar?

Unggahan yang menarasikan Indonesia pimpin ASEAN rebut Laut China Selatan dari Tiongkok. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (YouTube) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan Indonesia pimpin ASEAN rebut Laut China Selatan dari Tiongkok. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (YouTube) (Antara)

Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia maupun pemberitaan media kredibel yang menyatakan bahwa Indonesia memimpin ASEAN untuk merebut Laut China Selatan dari Tiongkok atau melakukan tindakan militer seperti yang disebutkan dalam video tersebut.

Baca Juga: Myanmar Keluhkan Sikap ASEAN yang Kucilkan Negaranya

Isi video tersebut ternyata tidak sesuai dengan narasi yang disebarkan. Faktanya, pembahasan yang dirujuk dalam konten tersebut berkaitan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengenai pentingnya penyelesaian Code of Conduct (CoC) atau Pedoman Tata Perilaku di Laut China Selatan.

Dilansir dari ANTARA, Sugiono menekankan harapan agar penyusunan CoC di kawasan tersebut dapat segera diselesaikan agar ketegangan tidak terus berlanjut.

Ia menyampaikan:

“Kami berharap CoC bisa ditandatangani tahun ini. Kami akan cari jalannya bagaimana (pembahasan CoC) tidak lagi berlarut-larut,” kata Sugiono.

Baca Juga: Indonesia dan Singapura Tegaskan Komitmen Kerja Sama Energi dan Sentralitas ASEAN

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan Indonesia adalah diplomasi dan penyelesaian damai, bukan konfrontasi militer atau upaya “merebut” wilayah sebagaimana diklaim dalam video.

Tidak ada bukti resmi maupun pernyataan pemerintah yang mendukung klaim bahwa Indonesia memimpin ASEAN untuk merebut Laut China Selatan dari Tiongkok. Video yang beredar telah menyimpang dari konteks asli dan mengandung informasi yang tidak akurat.

Rating: Hoaks

(Sumber: Antara)

x|close