Ricuh Usai Persib Kalahkan Persija, Suporter Bentrok di Purwakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mei 2026, 09:38
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ribuan Bobotoh Padati GBLA Jelang Duel Persib Lawan Persija Ribuan Bobotoh Padati GBLA Jelang Duel Persib Lawan Persija (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Bentrokan antarpendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung pecah di Purwakarta usai pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/26, Minggu (10/5) malam. Kericuhan terjadi di pusat Kota Purwakarta, tepatnya di Jalan Laks. Laut RE. Martadinata.

Video amatir yang beredar memperlihatkan ratusan orang terlibat aksi saling serang di kawasan tersebut. Situasi sempat memanas sebelum aparat gabungan dari kepolisian dan TNI turun tangan untuk membubarkan massa.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa akibat insiden tersebut. Aparat juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab bentrokan.

Kericuhan itu terjadi tidak lama setelah laga antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung berakhir. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Persib sukses membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas rivalnya tersebut.

Baca Juga: Bentrok Suporter Persib dan Persija Pecah di Bogor, 2 Orang Luka-luka

Persija sempat unggul lebih dahulu melalui gol Alaaeddine Ajarie pada menit ke-19. Namun Persib mampu merespons cepat lewat dua gol Adam Alis masing-masing pada menit ke-28 dan ke-38.

Kemenangan tersebut membuat Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin dari 32 pertandingan. Hasil itu sekaligus menutup peluang Persija Jakarta untuk meraih gelar juara musim ini.

Pada pertandingan tersebut, pelatih Persib Bojan Hodak menurunkan komposisi pemain utama yang dihuni Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Frans Putros, Federico Barba; Luciano Guaycochea, Thom Haye; Adam Alis, Uilliam Barros, Rosembergne “Berguinho” Da Silva; serta Andrew Jung.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. Persija beberapa kali menekan melalui Alaaeddine Ajarie dan Eksel Runtukahu, tetapi penampilan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang Persib mampu menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.

Baca Juga: DPR Puji Bareskrim Gerebek Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov, juga beberapa kali mengeluarkan kartu kuning dalam pertandingan tersebut. Pelatih Persib, Bojan Hodak, turut mendapat kartu karena melakukan protes.

Di tengah tekanan yang terus datang, Hodak melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Layvin Kurzawa, Eliano Reijnders, Sergio Castel, Beckham Putra Nugraha, dan Dedi Kusnandar.

Namun, Kurzawa tidak dapat menyelesaikan pertandingan setelah mengalami cedera dan harus ditarik keluar pada menit ke-79.

Persija terus mencoba mengejar ketertinggalan hingga masa tambahan waktu enam menit. Serangan demi serangan dilancarkan melalui Allano dan Bruno Tubarao, tetapi skor 2-1 tetap bertahan sampai pertandingan usai.

Teja Paku Alam menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan Persib setelah melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tendangan keras Alaaeddine dari luar kotak penalti pada menit-menit akhir laga.

x|close