AS dan Iran Dikabarkan Lanjutkan Negosiasi Damai di Pakistan Pekan Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mei 2026, 08:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu/py.) Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu/py.) (Antara)

Ntvnews.id,Taheran - Amerika Serikat dan Iran dilaporkan akan kembali melanjutkan perundingan damai pada pekan depan sebagai upaya meredakan konflik yang masih berlangsung.

Laporan The Wall Street Journal menyebut pembicaraan tersebut rencananya digelar di Pakistan berdasarkan informasi dari sejumlah sumber yang mengetahui proses negosiasi itu.

Selain agenda pertemuan, WSJ juga melaporkan Washington dan Teheran tengah menyusun nota kesepahaman satu halaman yang memuat 14 poin pembahasan penting.

Dokumen rancangan tersebut disebut mencakup isu program nuklir Iran, situasi keamanan di Selat Hormuz, hingga pembahasan mengenai stok uranium Iran yang telah diperkaya.

Meski demikian, beberapa persoalan utama disebut masih belum menemukan titik temu, termasuk terkait sejauh mana Amerika Serikat bersedia mencabut sanksi terhadap Teheran.

Baca Juga: Iran Siapkan RUU Pungutan dan Larangan kapal di Selat Hormuz

"Jika negosiasi lancar, periode awal satu bulan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama," demikian isi laporan tersebut seperti dikutip Anadolu Agency.

Hingga kini, pembicaraan damai antara AS dan Iran pascagencatan senjata pada 8 April belum menghasilkan kesepakatan final. Kedua negara masih terus memperpanjang masa gencatan senjata tanpa kepastian kapan perang benar-benar berakhir.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump optimistis kesepakatan dengan Iran dapat tercapai dalam waktu sepekan sebelum lawatannya ke China.

Trump juga menilai poin utama dalam negosiasi tersebut berada pada kesepakatan mengenai uranium Iran dan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

x|close