Iran Sampaikan Respons Proposal Perdamaian AS Melalui Pakistan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mei 2026, 06:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat dan Bendera Iran. (ANTARA/Anadolu Agency/pri) Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat dan Bendera Iran. (ANTARA/Anadolu Agency/pri) (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Pemerintah Iran dilaporkan telah menyerahkan tanggapan atas proposal Amerika Serikat (AS) terkait upaya mengakhiri perang melalui mediator Pakistan.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin, 11 Mei 2026, yang mengutip kantor berita resmi Iran, IRNA, rancangan usulan tersebut memuat tahapan awal negosiasi yang akan difokuskan pada penghentian konflik antara kedua negara.

Reporter Al Jazeera di Islamabad, Kamal Hyder, menyebut pemerintah Pakistan telah mengonfirmasi penerimaan jawaban dari Teheran terhadap proposal Washington tersebut.

"Pihak Pakistan mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima tanggapan Iran terhadap proposal AS," katanya.

"Sekarang Pakistan telah menerimanya, penting untuk melihat kapan tanggapan itu dikomunikasikan ke Amerika Serikat, dan kemudian melihat reaksi dari Washington," ujar dia.

Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa AS dan Iran dijadwalkan kembali melanjutkan negosiasi damai di Pakistan pada pekan depan. Dalam laporan itu juga disebutkan kedua pihak tengah menyusun nota kesepahaman yang berisi 14 poin penting.

Baca Juga: Melestarikan Angklung Sejak Usia Dini

Draf pembahasan tersebut mencakup isu program nuklir Iran, situasi keamanan di Selat Hormuz, hingga kemungkinan penanganan stok uranium Iran yang telah diperkaya.

"Jika negosiasi lancar, periode awal satu bulan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama," demikian isi laporan tersebut sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Meski gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April, pembicaraan damai antara AS dan Iran hingga kini belum menghasilkan kesepakatan final. Kendati masa gencatan terus diperpanjang, kepastian berakhirnya perang masih belum tercapai.

x|close