Presiden Prabowo Dorong Penyelesaian Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mei 2026, 13:10
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di KTT ASEAN ke-48 di Cebu Filipina Prabowo Subianto di KTT ASEAN ke-48 di Cebu Filipina (Bakom)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendorong penyelesaian damai antara Thailand dan Kamboja menyusul meningkatnya ketegangan di perbatasan kedua negara tersebut.

Ia mengatakan Prabowo menegaskan tentang penyelesaian secara damai dalam sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat 8 Mei 2026, yang berlangsung tertutup.

Prabowo disebut menyampaikan bahwa masalah perbatasan adalah tantangan yang juga dihadapi oleh banyak negara anggota ASEAN. Namun, menurutnya, penyelesaian atas persoalan tersebut sejatinya dapat dicapai melalui dialog dan perundingan bersama.

"Hal ini seperti juga yang kita lakukan. Kita cari jalan-jalan dan solusi-solusi bersama terkait dengan permasalahan-permasalahan di perbatasan dengan dialog, dengan negosiasi, dengan bekerja sama," jelas Sugiono kepada awak media di sela-sela perhelatan KTT ke-48 ASEAN.

Baca juga: Momen Prabowo Berjoget Bareng Masyarakat di Miangas

Lebih lanjut, Sugiono mengatakan bahwa Prabowo juga mengajak Thailand dan Kamboja untuk mempererat kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua negara. Menurut Prabowo, hal tersebut tetap dapat dilakukan meski sengketa perbatasan tengah diproses melalui jalur hukum internasional.

"Itulah yang kemudian disampaikan oleh Presiden Prabowo. Daripada kita mempertajam perbedaan-perbedaan di antara kita, biarlah urusan legal itu terus berjalan, tapi di saat bersamaan, kenapa kita tidak mencari hal-hal yang positif yang bisa kita kerjasamakan," lanjut dia.

Hal tersebut juga dikonfirmasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mengatakan bahwa Prabowo menekankan pentingnya penyelesaian damai dalam berbagai isu kawasan, termasuk situasi antara Thailand dan Kamboja serta perkembangan di Myanmar.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo disebut mengajak seluruh negara ASEAN untuk terus mengedepankan dialog dalam menghadapi berbagai persoalan kawasan, mengingat komunikasi yang konstruktif dan semangat persaudaraan merupakan kunci utama dalam menjaga harmoni regional.

Ajakan ini menegaskan komitmen aktif Indonesia dalam memperkuat persatuan dan soliditas ASEAN. Indonesia juga terus mendorong agar ASEAN tetap menjadi jangkar perdamaian, stabilitas, dan pertumbuhan dunia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan komunikasi yang konstruktif, termasuk mendorong perundingan damai antara Thailand dan Kamboja, serta situasi di Myanmar demi menjaga stabilitas dan harmoni di kawasan Asia Tenggara,” ujar Teddy.

Baca juga: Sepulang dari KTT ASEAN di Filipina, Prabowo Langsung Kunker ke Miangas

Thailand dan Kamboja telah lama memiliki sengketa perbatasan, terutama di sekitar kawasan Kuil Preah Vihear dan sejumlah situs bersejarah lainnya seperti Ta Muen Thom. Ketegangan meningkat pada pertengahan 2025 setelah insiden di wilayah perbatasan yang menewaskan seorang personel Kamboja dalam bentrokan antara aparat kedua negara.

Sebagai tindak lanjut, pada Juni 2025, Kamboja secara resmi meminta Mahkamah Internasional membantu proses demarkasi di empat titik perbatasan yang masih disengketakan. Selain itu, Kamboja juga meminta Mahkamah Internasional menegaskan batas permanen di wilayah tersebut.

x|close