Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian menyebut sekitar 80 persen ruang kerja milik anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mendiang Haerul Saleh hangus terbakar dalam insiden kebakaran rumah di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2026.
Kapolres Metro Jakarta Selatan I Putu Yuni Setiawan mengatakan bagian yang mengalami kerusakan paling parah berada di lantai empat rumah yang difungsikan sebagai ruang kerja pribadi korban.
“Sementara 80-an persen lah ya di atas, ruang kerja beliau ya. 80-an persen lah kira-kira di ruang kerja beliau,” kata Yuni kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan bahwa lantai empat rumah tersebut hanya digunakan sebagai ruang kerja.
“Satu lantai ruang kerja di lantai 4 saja,” ucapnya.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Rumah Anggota BPK Haerul Saleh, Berawal dari Asap di Lantai 4
Saat proses evakuasi berlangsung, petugas pemadam kebakaran juga masih menemukan api di dalam ruangan.
“Petugas Damkar datang masih ada api,” tambahnya.
Untuk mengusut penyebab kebakaran, Mabes Polri menurunkan Tim Laboratorium Forensik serta Inafis Polri guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak pukul 12.30 WIB.
Sementara itu, sebanyak 48 personel dan 12 unit armada dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Anggota BPK Haerul Saleh di Jagakarsa
Proses pemadaman dimulai pada pukul 08.07 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 08.46 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu korban jiwa meninggal dunia atas nama Khaerul Soleh (49).
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, pihak berwenang masih menghitung total kerugian akibat kebakaran di area seluas sekitar 5x10 meter persegi tersebut.
(Sumber: Antara)
Polisi memasang tanda garis polisi berwarna kuning di lokasi kebakaran rumah mendiang anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh di Jalan Teratai VI No 07, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Antara)