Mendiktisaintek Minta Penerima LPDP Berkontribusi Nyata untuk Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 16:05
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto kala berdialog bersama 200 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) angkatan 273, di Kompleks Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto kala berdialog bersama 200 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) angkatan 273, di Kompleks Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto meminta seluruh penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk tidak hanya berprestasi selama menempuh pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Brian Yuliarto saat berdialog dengan 200 penerima beasiswa LPDP Angkatan 273 di Kompleks Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa para penerima beasiswa, khususnya yang belajar di luar negeri, diharapkan mampu membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.

“Harapannya, setelah belajar di luar negeri, kalian bisa berprestasi di sana dan kemudian memberikan dampak yang signifikan untuk kemajuan Indonesia,” kata Brian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut Brian, pemerintah mendorong para penerima LPDP untuk berorientasi pada kontribusi nyata melalui transfer pengetahuan, pembangunan jejaring internasional, serta pemanfaatan kompetensi guna menjawab berbagai tantangan nasional. Ia menilai program beasiswa merupakan bagian penting dari pembangunan talenta nasional yang berkelanjutan.

Mendiktisaintek juga menekankan bahwa keberhasilan program beasiswa tidak hanya diukur dari jumlah penerima, melainkan dari kualitas hasil yang dihasilkan, baik dari sisi output, outtake, maupun outcome.

Baca Juga: Viral! Irawati Puteri Dituding Langgar Kewajiban LPDP untuk Mengabdi

“Beasiswa itu bukan akhir. Jangan merasa selesai setelah mendapatkannya. Justru itu adalah awal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi bangsa,” ujar Brian.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya karakter, ketangguhan, dan kemandirian sebagai modal utama menghadapi persaingan global. Menurutnya, berbagai tantangan selama masa pendidikan harus dipandang sebagai proses pembentukan kapasitas dan daya saing individu.

“Jangan takut dengan keterbatasan. Kalau kita terus bekerja dan menunjukkan hasil, kita bisa bersaing di tingkat global,” katanya.

Brian turut menyoroti besarnya potensi Indonesia untuk menjadi negara maju dengan memanfaatkan kekayaan biodiversitas, jumlah penduduk yang besar, serta kondisi geografis yang strategis. Menurut dia, potensi tersebut perlu diperkuat melalui riset dan penelitian yang relevan dan kompetitif secara internasional.

Baca Juga: DPR Dukung LPDP Dilatih TNI: Mereka Harus Ingat Dibiayai Negara!

Senada dengan itu, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menegaskan bahwa program beasiswa kini tidak hanya berfokus pada akses pendidikan tinggi, tetapi juga pada penciptaan dampak yang terukur bagi pembangunan nasional.

“Beasiswa tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi harus mampu melahirkan talenta unggul yang berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia,” tutur Dwi Larso.

(Sumber: Antara)

x|close