Ntvnews.id, Kiev - Serangan udara yang dilakukan Rusia di dua kota berbeda di Ukraina menyebabkan sedikitnya 17 orang meninggal dunia dan 52 lainnya mengalami luka-luka, menurut keterangan pejabat setempat, dikutip Rabu, 6 Mei 2026.
Di Kota Zaporizhzhia yang berada di wilayah selatan Ukraina, serangan menggunakan bom udara berpemandu menghantam sejumlah area industri.
Gubernur setempat, Ivan Fedorov, menyebutkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan 12 orang tewas dan 39 lainnya terluka, sebagaimana disampaikan melalui Telegram.
Baca Juga: Rusia Tiba-tiba Umumkan Gencatan Senjata dengan Ukraina 8-9 Mei, Ada Apa?
Serangan itu juga memicu kebakaran serta merusak berbagai fasilitas, termasuk rumah warga, stasiun layanan kendaraan, dan tempat pencucian mobil.
Sementara itu, di Kota Kramatorsk di wilayah timur, tiga bom udara berkekuatan tinggi menghantam kawasan pusat kota.
Gubernur daerah tersebut, Vadym Filashkin, melaporkan bahwa sedikitnya lima orang tewas dan 13 lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Zelensky Umumkan Gencatan Senjata Ukraina Mulai 6 Mei
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada empat bangunan administratif, sejumlah apartemen, serta beberapa kendaraan.
Filashkin juga menyampaikan bahwa jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Asap membubung ke langit di Kiev, Ukraina (27/2/2022). ANTARA/Xinhua/Lu Jinbo/aa. (Antara)