Ledakan Pabrik Kembang Api Tewaskan 21 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mei 2026, 04:27
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi ledakan. Ilustrasi ledakan. (ANTARA)

Ntvnews.id, Beijing - Ledakan besar mengguncang sebuah pabrik kembang api di China dan menyebabkan sedikitnya 21 orang meninggal dunia, sementara 61 lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir dari AFP, Rabu, 6 Mei 2026, ledakan terjadi pada Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 16.43 waktu setempat di Perusahaan Manufaktur dan Kembang Api Liuyang Huasheng, yang berada di Kota Liuyang, Provinsi Hunan.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan serangkaian ledakan disertai asap tebal yang membumbung tinggi dari area pabrik di wilayah pedesaan tersebut.

Sementara itu, rekaman drone yang diambil sehari setelah kejadian menunjukkan puing-puing bangunan pabrik masih mengeluarkan asap. Beberapa bangunan lain di sekitar lokasi juga tampak terus mengepulkan asap.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif Industri Padat Karya

Pemerintah pusat China dilaporkan telah mengirim tim ahli guna membantu proses penyelamatan. Otoritas setempat juga memberlakukan zona pengamanan dalam radius tiga kilometer dari lokasi ledakan.

Polisi diketahui telah menahan pihak manajemen perusahaan, sedangkan penyelidikan terkait penyebab ledakan masih berlangsung.

Presiden China Xi Jinping meminta dilakukan upaya maksimal untuk menangani korban luka serta mencari korban lain yang masih hilang.

Liuyang dikenal sebagai pusat industri kembang api terbesar di China. Wilayah tersebut memproduksi sekitar 60 persen kembang api yang dipasarkan di dalam negeri dan 70 persen produk ekspor negara itu.

x|close