KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, Empat Orang Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mei 2026, 16:28
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, Empat Orang Tewas KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, Empat Orang Tewas (ANTARA/HO-Polres Grobogan)

Ntvnews.id, Jakarta - Kecelakaan tragis antara kereta api dan mobil terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat dini hari.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.52 WIB itu melibatkan mobil Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP dan kereta api Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah barat ke timur.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Arie Eko, menjelaskan mobil yang mengangkut sembilan orang tersebut melaju dari arah selatan ke utara. Saat melintas di perlintasan, kendaraan diduga berhenti tepat di atas rel karena mengalami mati mesin.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Radio Elshinta 90 FM (@elshinta90fm)

Pada saat bersamaan, kereta api yang melintas sudah berada dalam jarak dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras menghantam bagian depan kiri mobil.

“Akibat kerasnya benturan, mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter, menabrak tiang jaringan telekomunikasi, lalu terjatuh ke area persawahan di sisi selatan rel,” ujar Arie.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Flyover Cipendawa Bekasi, Pemotor Tewas Usai Terjepit Truk

Empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut, yakni Nayla Dwi Kartika (10), Mukamat Sakroni (51), Dalni (51), dan Shazia Belvania Mutia (2). Seluruh korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pulokulon I sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, korban lainnya mengalami luka-luka. Dua orang dirawat di RSUD Purwodadi dalam kondisi cukup serius, sedangkan beberapa korban lainnya menjalani rawat jalan. Pengemudi mobil, Kardi (50), dilaporkan selamat dengan luka ringan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, insiden terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel kereta api, terutama di perlintasan yang tidak dilengkapi sistem pengaman.

x|close