Review The Devil Wears Prada 2: Comeback Mewah yang Lebih Nostalgia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 00:39
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Film The Devil Wears Prada 2 Film The Devil Wears Prada 2 (Disney)

Ntvnews.id, Jakarta - Setelah penantian panjang selama hampir dua dekade, sekuel legendaris The Devil Wears Prada 2 akhirnya hadir dan kembali membawa dunia mode ke layar lebar. Film ini resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 29 April 2026.

Sekuel ini menghadirkan kembali trio ikonik, yakni Meryl Streep, Anne Hathaway, dan Emily Blunt. Berbeda dengan film pertamanya, kali ini cerita dikembangkan dari naskah orisinal hasil kolaborasi penulis novel Lauren Weisberger bersama penulis skenario Aline Brosh McKenna.

Review Film: Nostalgia Kuat, Konflik Kurang Menggigit

Baca Juga: Kemkomdigi Hadirkan 722 Titik Layanan Internet BAKTI di Kalimantan Selatan

Menonton The Devil Wears Prada 2 terasa seperti membuka kembali lembaran lama yang penuh kenangan. Film ini langsung menyuguhkan dialog cepat khas dunia fashion, humor satir yang tajam, serta tekanan kerja di balik layar majalah Runway yang tetap terasa intens.

Dari sisi visual, film ini tampil memukau. Deretan kostum mewah dan styling kelas atas kembali menjadi daya tarik utama, mempertahankan nuansa glamor yang sudah melekat sejak film pertama. Namun, di sisi lain, standar ikonik yang dulu dibangun oleh film original masih terasa sulit untuk dilampaui.

Di bagian cerita, film ini mencoba mengikuti perkembangan zaman dengan mengangkat isu transformasi industri media, dari majalah cetak ke dominasi media sosial dan influencer. Tema ini terasa relevan dengan kondisi industri fashion saat ini yang semakin terbuka dan digital.

Sayangnya, potensi konflik besar, termasuk isu masa depan karakter Miranda serta krisis media, tidak digarap secara maksimal. Alurnya cenderung aman dan kurang tajam, sehingga tensi dramanya tidak sekuat film pertama. Alih-alih menghadirkan gebrakan baru, film ini lebih terasa sebagai perjalanan nostalgia bagi para penggemar lama.

Secara keseluruhan, The Devil Wears Prada 2 berhasil menjadi tontonan yang stylish dan menghibur, terutama bagi mereka yang sudah mengikuti kisahnya sejak awal. Meski belum mampu melampaui kesuksesan pendahulunya, film ini tetap layak ditonton sebagai bentuk “reuni” emosional dengan karakter-karakter ikoniknya.

Film ini pada akhirnya bukan tentang inovasi besar, melainkan tentang menghidupkan kembali pesona lama, dengan balutan kemewahan dunia fashion yang tetap memikat.

x|close