Ntvnews.id
Dalam siaran berdurasi sekitar 90 menit yang dilaporkan The Korea Times, Jungkook menyampaikan keinginannya untuk hidup lebih jujur kepada para penggemar, yang dikenal sebagai ARMY.
Ia mengaku ingin terbuka, namun merasa ada batasan yang membuatnya tidak bisa sepenuhnya menyampaikan isi hatinya.
Baca Juga: Rumor Hubungan Jungkook BTS–Winter aespa Mencuat, Fans Temukan Banyak Petunjuk
“Aku hanya ingin bahagia. Aku tahu aku tidak bisa. Berapa banyak orang yang bisa jujur kepada dunia? Aku ingin jujur kepada ARMY, dan jika bukan karena perusahaan, aku pasti sudah menceritakan semuanya,” ujarnya dalam siaran tersebut.
Jungkook juga secara terbuka mengaku pernah merokok dan menyatakan telah berhenti setelah berusaha keras.
Ia menyadari pernyataan itu berpotensi menimbulkan persoalan dengan agensinya, BigHit Music, yang kini berada di bawah naungan HYBE.
Selain itu, ia meluapkan kekesalan atas batasan yang dirasakannya sebagai figur publik.
Siaran tersebut turut menuai perhatian karena gestur kontroversial yang ia lakukan di depan kamera, memicu kekhawatiran sebagian penonton yang kemudian memintanya menghentikan siaran.
Baca Juga: APT. Rose BLACKPINK dan Bruno Mars Samai Rekor Jungkook di Billboard
Namun, Jungkook menolak dan menyatakan ingin menjalani hidup sesuai keinginannya.
Cuplikan siaran langsung itu dengan cepat menyebar luas di berbagai platform daring, memantik diskusi mengenai tekanan mental idola K-pop, batas antara kehidupan pribadi dan publik, serta kontrol agensi terhadap artis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak HYBE belum memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut.
(Sumber: Antara)
Anggota grup Kpop BTS Jungkook. ANTARA/HO-Instagram @jungkook_bighitentertainment (Antara)