Sinema Indonesia Kembali Berprestasi, Film IBUKU Raih Penghargaan di Busan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Okt 2026, 13:46
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Poster film Poster film (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sutradara Indonesia Eddie Cahyono meraih penghargaan juri khusus (Special Jury Award) melalui film "IBUKU" (My Mother) dalam Festival Film Internasional Busan ke-31 tahun 2026 di Korea Selatan.

Mengutip laporan The Hollywood Reporter (THR) pada Kamis, 15 Oktober 2026, film tersebut dibintangi aktris senior Christine Hakim. Ia berperan sebagai seorang janda yang terlilit utang judi peninggalan mendiang suaminya. Kondisi itu membuatnya terpaksa mengatur pernikahan putri tunggalnya, yang kemudian memicu konflik penuh penderitaan antara ibu dan anak.

"IBUKU" juga masuk dalam kompetisi utama (Main Competition) Festival Film Internasional Busan untuk memperebutkan jalur pengajuan ke Academy Award ke-99 atau Oscar 2027 dalam kategori Best International Feature Film. Film Indonesia lainnya yang mengikuti kompetisi tersebut adalah "Laut Bercerita" (The Sea Speaks His Name) karya sutradara Yosep Anggi Noen.

Berdasarkan aturan terbaru, pemenang film terbaik di Festival Busan dapat diajukan untuk dipertimbangkan dalam kategori film fitur internasional tanpa harus terlebih dahulu dipilih oleh komite Oscar di negara asalnya. Festival Busan, Cannes, Venice, Berlin, Sundance, dan Toronto termasuk dalam daftar acara yang diakui The Academy untuk jalur pertimbangan tersebut.

Baca Juga: Film Terbaru Garin Nugroho Merah Sebelum Fajar Masuk Kompetisi Utama Tokyo Film Festival 2026

Film-film lain yang memenuhi persyaratan berdasarkan aturan baru itu antara lain "Shame and Money" dan "To Hold a Mountain" dari Sundance, "Yellow Letters" dari Berlin, "Fjord" dan "Woman Unknown" dari Cannes, serta "Angh" dari Toronto.

Sementara itu, penghargaan film terbaik Festival Film Internasional Busan 2026 diberikan kepada "Midday Meal", karya sutradara Iran Majid Majidi.

Menurut laporan THR, tujuh anggota juri Busan memberikan suara bulat. Mereka terdiri atas sineas China Zhang Yimou dan Bi Gan, aktris Korea Moon Choi, sutradara Jepang Kei Ishikawa, sutradara Korea July Jung, produser Vietnam Tran Thi Bich Ngoc, serta aktris Kazakhstan Samal Yeslyamova.

Film "Midday Meal" menceritakan Davoud Soulan, yang diperankan Mohammad Rahimi, seorang guru kontrak di desa terpencil di wilayah tenggara Iran. Demi menyediakan makan siang bagi murid-muridnya, ia mengambil langkah-langkah berisiko, termasuk menyelundupkan bahan bakar melintasi perbatasan.

Baca Juga: Indonesian Horror Film Festival Melbourne 2026: Menduniakan Film Horor Indonesia

Dalam kategori kompetisi utama lainnya, Lee Yun Chan dari Taiwan meraih penghargaan sutradara terbaik melalui film "To Be Ordinary". Film tersebut mengisahkan sebuah keluarga dengan hubungan yang tegang, yang kemudian menghadapi ujian setelah terjadi kecelakaan besar.

Dua penghargaan aktor terbaik diberikan kepada Zhou Xun dari China melalui film "The First Taste of Loneliness" dan pendatang baru Jepang Kashun Himeno lewat film "Satoko Always".

Film "The First Taste of Loneliness" juga memperoleh penghargaan kontribusi artistik yang diberikan kepada Li Danfeng atas karyanya sebagai penata suara.

(Sumber: Antara)

x|close