Gekrafs Jajaki Kolaborasi Industri Kreatif AS, Tawarkan Desain Museum Interaktif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Okt 2026, 10:35
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ketua Harian DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Mohamad Amin Ahlun Nazar bertemu CEO Hollywood Chamber of Commerce Ron Frierson dalam kegiatan U.S. Digital Technology Forum: Creative Economy di Los Angeles, 5–8 Oktober 2026. Ketua Harian DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Mohamad Amin Ahlun Nazar bertemu CEO Hollywood Chamber of Commerce Ron Frierson dalam kegiatan U.S. Digital Technology Forum: Creative Economy di Los Angeles, 5–8 Oktober 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menjajaki peluang kolaborasi dengan pelaku industri kreatif Amerika Serikat melalui pengembangan museum interaktif, maket kota, pertunjukan, hingga wisata berbasis film. Penjajakan tersebut dilakukan dalam forum teknologi digital yang berlangsung di Los Angeles pada 5-8 Oktober 2026.

Wakil Ketua Harian DPP Gekrafs Mohamad Amin Ahlun Nazar mengatakan, kerja sama yang ditawarkan bertujuan mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan mitra yang memiliki kemampuan desain dan produksi untuk menjangkau pasar internasional.

“Kami membawa tawaran kerja sama yang menghubungkan jejaring pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan kemampuan desain dan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional,” kata Amin.

Menurut keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026, Amin hadir mewakili Gekrafs bersama PT Pola Raya Studio untuk menjajaki kemitraan dengan sejumlah calon mitra dari Amerika Serikat.

Baca Juga: GEKRAFS Hadir di UEA, Siap Jadikan Dubai Hub Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan ekonomi kreatif kedua negara dengan fasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles.

Melalui PT Pola Raya Studio, Amin menawarkan layanan desain dan pembuatan miniatur untuk mendukung kebutuhan museum interaktif serta penyusunan maket kota bagi Pemerintah Kota Los Angeles.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan dalam membaca gambar, mempertahankan akurasi skala, dan menghasilkan detail menjadi keunggulan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

“Kemampuan membaca gambar, menjaga ketepatan skala, dan menghasilkan detail menjadi keunggulan produksi untuk kebutuhan pendidikan, pameran, serta komunikasi pembangunan,” katanya.

Baca Juga: Gekrafs Australia Resmi Dilantik di Sydney, Pasar Global Semakin Terbuka Lebar

Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian turut menyoroti pentingnya memperluas jangkauan keahlian dan kreativitas masyarakat Indonesia ke pasar global.

“Indonesia memiliki talenta, budaya, dan kreativitas luar biasa yang harus hadir dan bersaing di panggung global,” katanya.

Menurut Kawendra, peluang bisnis berbasis karya kreatif akan semakin terbuka apabila kemampuan para pelaku industri dapat dipertemukan dengan kebutuhan konsumen.

“Ketika keterampilan bertemu pelanggan, sebuah karya tidak hanya mengangkat nama Indonesia, tetapi juga menambah penghasilan keluarga dan mendorong generasi berikutnya menekuni keahlian tersebut,” katanya.

Presiden sekaligus CEO Hollywood Chamber of Commerce Ron Frierson menyambut delegasi Indonesia. Ia berharap kesamaan semangat dalam kreativitas dan kewirausahaan dapat berkembang menjadi kemitraan di sektor hiburan, pariwisata, dan bisnis.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan karya sastra menjadi film, animasi, gim, dan pertunjukan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka LITERAIA 2026 di Museum Nasional, Minggu, 11 Oktober 2026, untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi para pencipta.

Kementerian Perdagangan juga mencatat potensi transaksi sebesar Rp3,51 miliar yang berasal dari 38 pelaku usaha berbasis kekayaan intelektual dalam ajang Jakarta Futura Connectiva pada 3-4 Oktober 2026.

(Sumber: Antara)

x|close