Sebut Ada Persaingan Bisnis Tak Sehat, Heni Sagara Tepis Isu Teror ‘Bunga’ yang Memfitnahnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Agu 2026, 23:18
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Apoteker Heni Purnamasari (Heni Sagara), Iwa Wahyudi (suami Heni Sagara) Apoteker Heni Purnamasari (Heni Sagara), Iwa Wahyudi (suami Heni Sagara) (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Apoteker ternama Heni Purnamasari atau yang lebih dikenal Heni Sagara, kembali buka suara dan meluruskan terkait isu miring yang menyeret namanya belakangan ini. 

Dalam keterangannya, pemilik pabrik skincare tersebut tegas membantah keterlibatannya dalam isu teror karangan 'bunga' yang viral di media sosial terhadap rekan sejawatnya, dan menyebut narasi tersebut sebagai upaya sistematis untuk menjatuhkan kredibilitas bisnisnya.

Heni menyatakan bahwa polemik teror 'bunga' tersebut sama sekali bukan berasal dari ide maupun tindakan pribadinya. Ia menuding ada oknum tertentu yang sengaja menciptakan narasi tersebut, yang kemudian dieksploitasi oleh para pesaing bisnis untuk melancarkan serangan terhadap dirinya.

"Untuk kasus 'bunga' yang membawa nama saya hingga menjadi berita yang sangat liar dan fitnahan di luar sana, faktanya itu bukan atas ide saya, melainkan ada oknum lain," ujar Heni Sagara, Jumat, 7 Agustus 2026.

Heni menduga kuat bahwa penyebaran isu negatif ini dilakukan sebagai bentuk tekanan agar dirinya mencabut laporan hukum yang sedang berjalan. Sebelumnya, Heni diketahui telah melaporkan sejumlah pihak atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

"Narasi ini dimanfaatkan oleh pesaing bisnis saya untuk menjatuhkan dan memfitnah saya. Mereka sengaja menggiring opini ini agar bisa menjadi laporan tandingan atas kejahatannya memfitnah saya, dengan harapan saya mencabut laporan kepada mereka," tambahnya.

Lebih lanjut, Heni menyoroti fenomena bungkamnya beberapa individu yang sebelumnya sempat vokal menyerang bisnisnya di media sosial. Menurut Heni, sikap diam tersebut muncul setelah fakta-fakta hukum dan bukti kebenaran mulai terungkap ke publik.

"Hati-hati akan orang yang manipulatif. Mereka yang awalnya sangat aktif di media sosial saat ingin menjatuhkan saya, kini diam seribu bahasa ketika saya membuktikan kebenaran. Itu karena semua kedzalimannya sudah terbongkar, termasuk adanya dugaan percobaan pemerasan," tegas Heni.

Heni memastikan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya maupun pabrik kosmetik yang ia kelolanya selama ini adalah tidak berdasar. Ia meyakini seluruh kegaduhan ini murni dipicu oleh persaingan bisnis yang tidak sehat dan keinginan pihak tertentu untuk merusak reputasi yang telah ia bangun.

Sebagai langkah nyata, pihak Heni Sagara terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Berbagai bukti kuat, termasuk bukti terkait dugaan percobaan pemerasan, telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk diproses lebih lanjut.

"Semua yang dikatakan tentang saya dan pabrik saya dilakukan karena persaingan bisnis yang tidak sehat. Kami akan menempuh jalur hukum secara tuntas untuk membuktikan siapa yang benar dan siapa yang sengaja menebar fitnah," tutupnya.

HIGHLIGHT

x|close