Mendes PDT Siapkan Bantuan untuk Pengembangan Desa Wisata Pesisir di Banten

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jun 2026, 10:25
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, saat menghadiri acara puncak Exciting Banten Festival 2026 di Pantai Cibeureum 1, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Minggu, 28 Juni 2026. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, saat menghadiri acara puncak Exciting Banten Festival 2026 di Pantai Cibeureum 1, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Minggu, 28 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.idSerang - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyiapkan dukungan khusus untuk pengembangan desa wisata yang terhubung dengan kawasan pesisir di Provinsi Banten.

Komitmen tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri puncak Exciting Banten Festival 2026 yang berlangsung di Pantai Cibeureum 1, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Minggu, 28 Juni 2026.

Menurutnya, Kementerian Desa dan PDT memiliki program pengembangan desa wisata yang akan diarahkan kepada sejumlah wilayah yang berada di sekitar kawasan wisata pantai.

"Kami punya program desa wisata, dan Insya Allah untuk desa-desa yang beririsan dengan kawasan wisata seperti Anyer, Cinangka, Padarincang, Mancak, Ciomas, sampai Pandeglang akan ada afirmasi bantuan dari Kemendes PDT," kata Yandri.

Baca Juga: Kemendes PDT Dorong Pengembangan Desa Wisata di Anyer-Carita-Cinangka

Ia menjelaskan bantuan tersebut bertujuan menciptakan destinasi yang lebih beragam bagi wisatawan. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya menikmati panorama pantai, tetapi juga dapat mengeksplorasi kuliner khas desa, keindahan alam, hingga kekayaan budaya setempat.

Yandri menilai integrasi antara kawasan wisata pesisir dan desa wisata berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat apabila dijalankan secara optimal.

"Sehingga orang Jakarta tidak lagi semata-mata hanya ke Puncak atau Bali. Banten, mulai dari Anyer, Cinangka, hingga Carita di Pandeglang bisa menjadi destinasi menjanjikan karena wisatawan memiliki banyak pilihan agenda untuk stay (menginap) dua sampai tiga hari," jelasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pengembangan sektor wisata tersebut memerlukan kerja sama dari seluruh pihak. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan adalah standardisasi pelayanan, mulai dari keramahan, kebersihan fasilitas penginapan, hingga kepastian harga yang diterima wisatawan.

Baca Juga: Kemendes PDT Gandeng UIN SMH Banten Dorong Pengembangan Desa Tematik dan Desa Ekspor

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut positif dukungan yang diberikan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Serang untuk bersinergi dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah.

Zakiyah mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan terkait peningkatan standar pelayanan wisata melalui pembahasan regulasi daerah.

"Sehingga pariwisata di wilayah Kabupaten Serang semakin baik, dan semakin dikangeni oleh para wisatawan. Harapannya mereka tidak hanya satu kali berkunjung, tapi bisa berkali-kali seperti halnya ketika berwisata ke Bali," ujar Zakiyah.

Exciting Banten Festival 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Banten pada 27 hingga 28 Juni 2026 turut menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah. Kegiatan tersebut melibatkan 40 stan produk unggulan ekonomi kreatif dan UMKM serta 22 stan pelayanan publik dari berbagai instansi.

(Sumber: Antara)

x|close