Ntvnews.id
Dividen tersebut terdiri atas dividen final senilai Rp1.096 per saham yang dijadwalkan dibagikan pada Selasa, 28 April 2026 pukul 16.00 WIB dan akan dibayarkan kepada pemegang saham pada Senin, 18 Mei 2026.
Sementara itu, dividen interim sebesar Rp567 per saham atau sekitar Rp2,06 triliun telah lebih dulu disalurkan pada Jumat, 24 Oktober 2025.
"Perseroan menyetujui sebesar Rp1.663 per lembar saham atau sebanyak-banyaknya Rp5,92 triliun akan dibagikan sebagai dividen tunai,” ujar Corporate Secretary UNTR Ari Setiawan dalam konferensi pers usai RUPST di Menara Astra, Jakarta, Kamis, 17 April 2026.
Baca Juga: RUPST ADRO Setujui Pembagian Dividen Sebesar 500 Juta Dolar AS
Perseroan menjelaskan bahwa total dividen yang dibagikan dapat berubah, menyesuaikan dengan jumlah saham yang berhak menerima dividen pada tanggal pencatatan (recording date), terutama karena program pembelian kembali saham (buyback) yang sedang berlangsung.
Selain keputusan pembagian dividen, RUPST juga menyetujui susunan baru dewan direksi dan dewan komisaris untuk masa jabatan hingga RUPST 2027.
Untuk jajaran direksi, posisi Presiden Direktur diisi oleh Iwan Hadiantoro, didampingi sejumlah direktur seperti Idot Supriadi, Widjaja Kartika, Vilihati Surya, Ari Sutrisno, Hendra Hutahean, serta Andreas.
Sementara itu, posisi Presiden Komisaris dijabat oleh Frans Kesuma, dengan komisaris independen antara lain Paulus Bambang Widjanarko, Bruce Malcolm Cox, dan Ignasius Jonan.
Jajaran komisaris lainnya meliputi Djoko Pranoto Santoso, Rudy, Gita Tiffani Boer, serta Lincoln Lin Feng Pan.
Pengangkatan seluruh jajaran direksi dan komisaris tersebut berlaku sejak ditutupnya RUPST 2026 hingga RUPST berikutnya pada 2027.
Baca Juga: RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Program Buyback Saham
Dari sisi kinerja keuangan, sepanjang tahun 2025 UNTR mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,17 triliun, menurun dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai Rp20,11 triliun.
Penurunan laba tersebut sejalan dengan penurunan pendapatan perusahaan menjadi Rp131,30 triliun pada 2025, dari sebelumnya Rp134,42 triliun pada 2024.
Namun demikian, total aset perusahaan justru mengalami peningkatan menjadi Rp177,63 triliun pada 2025, dibandingkan Rp169,48 triliun pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, liabilitas juga meningkat dari Rp71,30 triliun menjadi Rp74,50 triliun.
(Sumber: Antara)
Jajaran direksi PT United Tractors Tbk (UNTR) menggelar Konferensi Pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra, Jakarta, Kamis 16 April 2026. (Antara/ Muhammad Heriyanto) (Antara)