Seskab Teddy: THR ASN dan TNI-Polri Cair 100 Persen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 18:00
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa pengemudi ojek online (Ojol) akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) pada Lebaran 2026. Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa pengemudi ojek online (Ojol) akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) pada Lebaran 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan tunjangan hari raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri dan pensiunan akan cair 100 persen.

"THR sudah mulai cair secara bertahap sejak 26 Februari 2026. THR berbeda dengan gaji ke-13 yang baru cair paling cepat Juni nanti," ucap Teddy, Selasa 3 Maret 2026.

Adapun anggaran THR ASN yang disiapkan mencapai Rp55 triliun atau naik 10 persen dari tahun lalu, yang diberikan kepada 10,5 juta penerima. 

Adapun rinciannya, 2,4 juta ASN pusat, TNI/Polri sebesar Rp2,2 triliun, 4,3 juta ASN daerah sebesar Rp20,2 triliun, dan 3,8 juta pensiunan sebesar Rp12,7 triliun.

Baca juga: Airlangga Pastikan Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026

Teddy menekankan agar THR untuk pekerja swasta wajib diberikan secara penuh dan tidak dicicil. THR tersebut harus sudah diberikan kepada pekerja paling lambat H-7 Lebaran. 

Perusahaan yang melanggar akan kena sanksi administratif plus denda 5 persen.

Berdasarkan data peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori penerima upah, jumlah penerima THR swasta mencapai 26,5 juta pekerja dengan total nilai Rp124 triliun.

Terkait dengan bonus hari raya (BHR) khusus untuk pengemudi ojek online (ojol) dan kurir, pemerintah dan aplikator (Goto, Grab, Maxim, InDrive) sepakat menyiapkan dana sekitar Rp220 miliar untuk kurang lebih 850 ribu mitra pengemudi.

Baca juga: Airlangga: THR Karyawan Swasta Wajib Dibayar Maksimal H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

"Penyaluran didorong lebih cepat, yaitu antara H-14 sampai H-7 Idul Fitri," ujar Teddy.

Ia menyampaikan pemerintah juga memberikan stimulus berupa bantuan pangan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga, diskon transportasi berupa subsidi sebesar Rp911,16 miliar, dan work from anywhere (WFA) kepada ASN serta pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 agar mobilitas lebih fleksibel.

x|close