Sony Kaji Ulang Jadwal Peluncuran PS6 Imbas Lonjakan Harga Memori

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Feb 2026, 21:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi, pada foto ini PlayStation 5 Pro. ANTARA/playstation.com/am. Ilustrasi, pada foto ini PlayStation 5 Pro. ANTARA/playstation.com/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sony dilaporkan tengah mengevaluasi kembali rencana peluncuran konsol generasi terbarunya, PlayStation 6 (PS6), menyusul meningkatnya biaya komponen memori di pasar global.

Mengutip laporan Gizmochina pada Kamis, 19 Februari 2026, jadwal rilis yang semula diperkirakan berlangsung pada 2027 kini disebut-sebut tidak lagi pasti. Sejumlah sumber di rantai pasok bahkan mulai membicarakan kemungkinan penundaan hingga 2028 atau 2029.

Lonjakan harga memori menjadi faktor utama yang memengaruhi rencana tersebut. Tingginya kebutuhan terhadap DRAM dan high-bandwidth memory (HBM), terutama dari sektor pusat data dan pengembangan kecerdasan buatan (AI), menyerap pasokan dalam skala besar. Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan komponen untuk perangkat lain, termasuk konsol permainan.

PS6 dirumorkan akan mengusung memori berkecepatan tinggi dengan kapasitas sekitar 30GB. Jika spesifikasi itu benar diterapkan, fluktuasi harga memori berpotensi mendongkrak ongkos produksi secara signifikan. Ketidakpastian harga juga dinilai menyulitkan perencanaan manufaktur serta strategi penetapan harga jual.

Selama ini, Sony lazimnya merilis konsol generasi baru dengan banderol kompetitif pada fase awal, sementara keuntungan lebih besar diperoleh dari ekosistem gim dan layanan berlangganan. Namun, jika harga memori terus bertahan tinggi, perusahaan harus memilih antara memangkas margin keuntungan atau menaikkan harga jual.

Baca Juga: Netflix dan Sony Sepakat Bakal Produksi KPop Demon Hunters 2

Konsol dengan harga mendekati 1.000 dolar AS atau sekitar Rp16,8 juta diperkirakan akan menghadapi tantangan besar di pasar.

Di sisi lain, belum ada dorongan mendesak untuk segera menghadirkan generasi baru. PlayStation 5 tercatat telah terjual lebih dari 75 juta unit secara global dan masih memiliki basis pengguna yang kuat.

Peluncuran PlayStation 5 Pro pada akhir 2024 turut memperpanjang siklus hidup lini produk tersebut, sekaligus memberikan penyegaran performa bagi konsumen.

Jika menilik sejarahnya, jarak antar generasi konsol Sony memang bervariasi. PlayStation 3 hadir enam tahun setelah PlayStation 2, sementara transisi dari PlayStation 4 ke PS5 memakan waktu sekitar tujuh tahun.

Dengan dinamika industri semikonduktor yang cepat berubah, jadwal peluncuran PS6 masih bisa bergeser apabila pasokan kembali stabil atau harga komponen menurun. Namun untuk saat ini, kombinasi mahalnya memori dan kuatnya ekosistem PS5 membuat skenario penundaan dinilai cukup realistis.

Baca Juga: Sony Luncurkan Program Beta Baru untuk PS5 dan PC

(Sumber: Antara) 

x|close