Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 berada di kisaran 5,4 persen hingga 5,6 persen. Optimisme tersebut didasarkan pada tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan perbaikan, yakni 3,70 persen pada 2021, 5,31 persen pada 2022, 5,05 persen pada 2023, 5,03 persen pada 2024, serta 5,11 persen pada 2025. Data tersebut bersumber dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Target 2026 akan didorong percepatan sejumlah program prioritas nasional yang berorientasi pada penguatan konsumsi domestik, pemberdayaan desa, serta penciptaan lapangan kerja. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu motor penggerak dengan dampak pada peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi alat produksi pangan, dan belanja pemerintah.
Selain itu, program Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mampu meningkatkan pendapatan rata-rata desa sebesar 25 persen per tahun, dengan estimasi kontribusi hingga 0,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta memperkuat ekonomi dari bawah (bottom-up growth).
Baca Juga: Menkeu Optimistis Ekonomi RI Masuk Fase Ekspansi Sehat hingga 2033
Pemerintah juga menggulirkan program pembangunan 3 juta rumah yang diproyeksikan menyerap rata-rata lima tenaga kerja per unit rumah. Kebijakan ini diharapkan menggerakkan sektor konstruksi dan industri bahan bangunan sekaligus memperluas kesempatan kerja. Secara keseluruhan, rangkaian program tersebut diarahkan untuk membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen tersebut dengan menyatakan, “Kita ingin membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan. Kita ingin Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, yang kuat membantu yang lemah, yang besar menarik yang kecil. Kita bangkit bersama.”
Dampak yang diharapkan bagi masyarakat antara lain peningkatan kualitas gizi, penguatan ekonomi desa dan UMKM, pemerataan kesejahteraan, akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta penciptaan lapangan kerja.
Berikut Infografiknya:
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 5,4 persen-5,6 persen, di antaranya ditopang percepatan program prioritas nasional yang berorientasi pada penguatan konsumsi domestik, pemberdayaan desa, serta penciptaan lapangan kerja. (Antara)
Baca Juga: Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, Kopdes Merah Putih Bakal Buka 1,6 Juta Lapangan Kerja
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 5,4 persen-5,6 persen, di antaranya ditopang percepatan program prioritas nasional yang berorientasi pada penguatan konsumsi domestik, pemberdayaan desa, serta penciptaan lapangan kerja. (Antara)