Ntvnews.id, Jakarta - Tingkat literasi pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia dinilai masih rendah, termasuk pemahaman mengenai perlindungan terhadap berbagai risiko finansial. Padahal, meski perekonomian nasional relatif tangguh, data statistik tahun 2025 menunjukkan penetrasi asuransi di Indonesia baru berada di kisaran 3 persen.
Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Ignite by Igloo, platform digital untuk mitra asuransi, yang menetapkan target pertumbuhan agresif hingga tiga kali lipat pada 2026. Dalam acara kick-off tahunan bersama mitra, perusahaan ini juga mengumumkan rencana ekspansi signifikan ke luar Pulau Jawa, mencakup wilayah Sumatera hingga Sulawesi.
“Kami melihat potensi yang sangat besar seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya proteksi. Rendahnya penetrasi saat ini adalah peluang bagi kami untuk hadir dengan solusi yang lebih aksesibel melalui teknologi dan pendekatan personal,” ujar Handry Yunus, AVP Head Of Retail Ignite by Igloo.
Untuk merealisasikan target pertumbuhan tersebut, perusahaan insurtech full-stack regional yang berbasis di Singapura itu menyiapkan tiga strategi utama. Strategi pertama adalah ekspansi regional melalui pembukaan kantor cabang satelit di sejumlah kota strategis seperti Pekanbaru, Samarinda, Balikpapan, dan Makassar, guna memperkuat kehadiran fisik di luar Jawa.
Baca Juga: TNI Dikirim ke Gaza, Istana: Sedang Dibicarakan, Kurang Lebih 8.000 Personel
Strategi kedua adalah pemberdayaan mitra muda melalui peluncuran program keterlibatan kampus serta skema kemitraan afiliasi untuk merekrut mitra dari kalangan generasi muda. Sementara strategi ketiga berfokus pada penguatan portofolio produk melalui kolaborasi dengan perusahaan asuransi ternama, khususnya di sektor kendaraan bermotor, properti, dan kesehatan.
Ignite by Igloo Targetkan Pertumbuhan Tiga Kali Lipat pada 2026, Ekspansi ke Sumatra dan Sulawesi (Istimewa)
Pada 2025, kinerja Ignite didukung oleh kontribusi kuat para mitra profesional, baik yang direkrut secara organik maupun non-organik. Perusahaan mengadopsi model hibrida yang menggabungkan keunggulan platform digital dengan kepercayaan berbasis komunitas, sehingga mampu menjangkau segmen masyarakat menengah yang masih berhati-hati terhadap solusi digital murni, namun membutuhkan transparansi layanan.
"Sepanjang 2025, Ignite telah membuktikan bahwa mitra yang didukung teknologi mampu melayani masyarakat yang belum terlindungi secara berkelanjutan dan menguntungkan. Model bisnis kami telah teruji dan siap untuk direplikasi di berbagai kota baru," ungkap Sasitharan Krishnan, Chief Distribution Officer Igloo.
Dengan memperkuat ekosistem ekonomi mitra yang berkeadilan serta memastikan proses klaim yang transparan, Ignite menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan inklusi asuransi di seluruh wilayah Indonesia.
Ignite by Igloo Targetkan Pertumbuhan Tiga Kali Lipat pada 2026, Ekspansi ke Sumatra dan Sulawesi (Istimewa)