Dolar AS Turun Tipis, Rupiah Menguat ke Level Rp18.015

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Okt 2026, 10:12
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). Arsip - Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Selasa 20 Oktober 2026.

Adapun Rupiah naik 31 poin atau 0,07 persen ke level Rp18.015 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pergerakan rupiah masih dibayangi ketidakpastian.

Kendati demikian, sejumlah langkah pemerintah untuk membenahi pasar modal domestik diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi aset keuangan Indonesia, termasuk rupiah.

Baca Juga: Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.035

Adapun salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah rencana mengeluarkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Rupiah walau masih penuh ketidakpastian namun langkah pemerintah yang diantaranya mengeluarkan saham MSC dari IHSG diharapkan bisa memberikan sentimen positif dan dukungan pada ekuitas domestik rupiah," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Selasa 20 Oktober 2026.

Menurut Lukman, kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat sentimen terhadap pasar ekuitas domestik dan turut menopang pergerakan rupiah.

"Rupiah walau masih penuh ketidakpastian, namun langkah pemerintah yang di antaranya mengeluarkan saham HSC dari IHSG diharapkan bisa memberikan sentimen positif dan dukungan pada ekuitas domestik rupiah," ujar Lukman.

Lebih lanjut, Lukman menyebut rupiah masih menghadapi tekanan dari faktor eksternal diantaranya eskalasi konflik di Timur Tengah serta perang Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Bertahan di Atas Rp18 Ribu per Dolar AS Pekan Ini

Hal tersebut menurutnya berpotensi mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia yang menambah tekanan terhadap perekonomian dan nilai tukar Indonesia.

"Faktor eksternal eskalasi Timur Tengah dan perang ukraina-russia yang menyebabkan harga minyak mentah yang masih terus naik akan kembali memberikan tekanan pada rupiah," jelasnya.

Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.950 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

TERKINI

Load More
x|close