BPS Bongkar Data, Sektor Ini Jadi yang Paling Ngegas di Ekonomi Kreatif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Sep 2026, 14:40
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan perkembangan teknologi telah mengubah jenis aktivitas ekonomi yang dijalankan masyarakat.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS akan memetakan perkembangan sektor ekonomi baru serta perubahan aktivitas ekonomi yang terjadi di masyarakat.

"Jadi ini menarik ternyata perubahan teknologi itu membuat jenis aktivitas ekonomi juga berubah. Inilah yang kemudian harus ditangkap oleh sensus ekonomi di suatu negara," ucap Amalia saat dialog bersama Nusantara TV dikutip, Jumat 4 September 2026.

Menurut Amalia, sensus ekonomi bukan hanya dilaksanakan oleh Indonesia. Sejumlah negara lain juga melakukan kegiatan serupa untuk menangkap perubahan struktur dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga: Beda Standar Hitung, BPS Jelaskan Angka Kemiskinan Versi Bank Dunia

Pada tahun ini, dirinya menyebut Malaysia dan Vietnam menjadi dua negara yang sedang melaksanakan sensus ekonomi.

Amalia menjelaskan perubahan aktivitas ekonomi di Indonesia juga terlihat dalam Statistik Ekonomi Kreatif yang telah dirilis BPS beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data tersebut, aplikasi dan pengembang gim menjadi subsektor ekonomi kreatif dengan pertumbuhan mencapai 18 persen.

"Kalau kita lihat ternyata dari sektor-sektor ekonomi kreatif, sektor yang paling cepat pertumbuhannya, bahkan menyentuh 18 persen adalah sektor aplikasi dan pengembang gim," ungkap Amalia.

Baca juga: BPS: Penumpang Pesawat Domestik dan Internasional Kompak Turun pada Juli 2026

Setelah aplikasi dan gim, subsektor film, animasi, dan video menempati posisi berikutnya .

"Kemudian sektor kedua adalah film, animasi, dan video yang tumbuh sekitar 17 persen," jelasnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa industri digital dan ekonomi kreatif kini bukan lagi sekadar aktivitas sampingan, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia.

x|close