Proyeksi IHSG Kamis 3 September 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada ARCI hingga BRMS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 07:19
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis, 3 September 2026. 

Adapun IHSG ditutup melemah tipis 0,06 persen ke level 6.595 pada perdagangan sebelumnya, Rabu 2 September 2026. Pergerakan tersebut juga disertai dengan munculnya tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dan menguji level 6.635-6.666. 

"Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), sehingga terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6,635-6,666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu," tulis MNC Sekuritas, Kamis 3 September 2026.

Baca juga: IHSG Pada Perdagangan Rabu Dibuka Menguat ke Level 6.625

Adapun level support IHSG berada di 6.476 dan 6.373. Sementara itu, level resistance berada di 6.635 dan 6.705.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati diantaranya PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Untuk saham ARCI terkoreksi 1,92 persen ke level 1.275 dan disertai peningkatan volume penjualan. Diperkirakan ARCI berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c]. 

Area buy on weakness di 1.195-1.250, dengan target harga 1.340 dan 1.430. Adapun stoploss jika harga berada di bawah 1.170.

Saham BBRI menguat 0,30 persen ke level 3.390, tetapi masih disertai tekanan jual dan belum mampu menembus MA200. Diperkirakan pergerakan BBRI berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c]. 

Area trading buy berada di 3.250-3.340, dengan target harga 3.420 dan 3.470. Stoploss ditetapkan jika harga berada di bawah 3.230.

Baca juga: Proyeksi IHSG Rabu 2 September 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada ANTM hingga BBCA

Untuk saham BRMS terkoreksi 1,37 persen ke level 720 dan masih didominasi tekanan jual, meski volume perdagangan mengecil. BRMS diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) pada label hitam. 

Area buy on weakness berada di 660-690, dengan target harga 790 dan 830. Stoploss jika harga berada di bawah 650.

Adapun saham BRPT mendapatkan rekomendasi Sell on Strength. BRPT terkoreksi 0,55 persen ke level 1.820 dan disertai munculnya tekanan jual. Pergerakannya juga masih berada di bawah MA20.

Diperkirakan BRPT saat ini berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii]. Dengan kondisi tersebut, BRPT dinilai masih rawan melanjutkan koreksi menuju level 1.535-1.620.

HIGHLIGHT

x|close