Proyeksi IHSG Senin 31 Agustus 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada AMRT hingga BUMI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2026, 09:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16, dengan k Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16, dengan k (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang untuk menguat pada perdagangan Senin 31 Agustus 2026.

Adapun IHSG ditutup melemah di level 6.518,1 atau terkoreksi 0,06 persen pada perdagangan Jumat 28 Agustus 2026. Sehingga selama pekan ini, IHSG ditutup melemah 0,12 persen. 

Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan terdapat dua skenario yang dapat terjadi pada pergerakan IHSG. 

Dalam skenario terbaik atau best case, posisi IHSG diperkirakan berada di awal wave v dari wave (c) sehingga masih berpeluang menguat menuju area 6.599-6.666.

Baca juga: IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat di Level 6.535

"Namun, worst case, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), cermati area koreksi IHSG yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 6.289-6.352," tulis Tim Analis MNC Sekuritas dikutip, Sabt 29 Agustus 2026.

Adapun level support IHSG Senin depan berada di 6.373 dan 6.272, sedangkan resistance berada di 6.599 dan 6.705.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati diantaranya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Saham AMRT terkoreksi 2,55 persen ke level 1.340 dan didominasi tekanan jual yang cenderung meningkat. Posisi AMRT diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave B. 

Area buy on weakness berada pada 1.265-1.315, dengan target harga 1.455 dan 1.520. Sementara stop loss berada di bawah 1.230.

Saham BUMI terkoreksi 2,06 persen ke level 190 dan disertai tekanan jual. Posisi BUMI diperkirakan berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B]. 

Area buy on weakness berada di 164-184, dengan target harga 202 dan 224. Stop loss ditetapkan di bawah 162.

Baca juga: Proyeksi IHSG 28 Agustus 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada DEWA hingga ICBP

Saham INDF bergerak datar di level 7.300 dan masih didominasi volume pembelian. Penutupan saham juga mampu bertahan di atas MA20. Posisi INDF diperkirakan berada pada bagian awal wave v dari wave (c). 

Area buy on weakness berada di 7.225-7.300, dengan target harga 7.450 dan 7.650 serta stop loss di bawah 7.200.

Saham LSIP menguat 0,34 persen ke level 1.465, tetapi masih disertai tekanan jual. Diperkirakan posisi LSIP berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B). 

Area buy on weakness berada di 1.420-1.455, dengan target harga 1.525 dan 1.590. Adapun stop loss berada di bawah 1.400.

HIGHLIGHT

x|close