Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan KUNCI Bersama untuk menjadi penggerak lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan wilayah yang saling terhubung.
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026, AHY menjelaskan pemerintah menawarkan konsep aglomerasi polisentris, yakni pembangunan sejumlah pusat pertumbuhan yang dikembangkan berdasarkan keunggulan masing-masing daerah, namun tetap terhubung satu sama lain.
Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan setiap wilayah berkembang sesuai karakteristik dan potensinya, sekaligus saling mendukung melalui konektivitas, jaringan logistik, serta aktivitas ekonomi. Dengan demikian, pertumbuhan kawasan diharapkan berlangsung lebih merata dan berkelanjutan.
"Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan ego sektoral. Yang dibutuhkan adalah pengembangan kawasan yang terintegrasi sehingga setiap daerah dapat tumbuh sesuai keunggulannya, namun tetap saling terhubung dan saling memperkuat," kata AHY.
Baca juga: AHY Tegaskan Pengembangan Kawasan Harus Selaras dengan Arah Pembangunan Nasional
AHY mengatakan gagasan pembentukan Kawasan KUNCI Bersama berasal dari aspirasi para kepala daerah yang menginginkan percepatan pembangunan melalui kerja sama lintas wilayah.
Ia menegaskan pemerintah pusat akan terus mendampingi pengembangan kawasan tersebut agar dapat menjadi contoh model pembangunan yang mendorong pemerataan di berbagai daerah.
"Ini merupakan inisiatif yang datang dari para kepala daerah. Saya melihat adanya optimisme dan semangat kolaborasi untuk membangun kawasan secara bersama-sama. Pemerintah pusat siap mendukung agar Kunci Bersama berkembang menjadi kawasan yang semakin maju, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar AHY.
AHY menilai Kawasan KUNCI Bersama yang mencakup delapan kabupaten/kota di Jawa Barat serta dua kabupaten di Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk dikembangkan, terutama pada sektor ekonomi, industri, pariwisata, dan pembangunan wilayah.
Baca juga: AHY: Kawasan KUNCI BERSAMA Punya Potensi yang Baik
Meski demikian, ia menekankan potensi tersebut perlu ditopang oleh konektivitas serta infrastruktur yang semakin terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
KUNCI Bersama sendiri merupakan forum kerja sama antardaerah yang melibatkan 10 kabupaten/kota di wilayah perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Sepuluh daerah tersebut meliputi Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Brebes, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Indramayu.
Forum tersebut telah berjalan selama lebih dari satu dekade sebagai wadah koordinasi sekaligus memperkuat sinergi pembangunan kawasan di wilayah perbatasan.
(Sumber: Antara)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjawab pertanyaan dari awak media di Jakarta. (Antara)