RI Beli Rudal BrahMos dan Astra dari India, Purbaya: Anggaran Kemhan Besar, Harusnya Cukup

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jul 2026, 18:54
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar rencana Indonesia membeli rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara Astra dari India. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar rencana Indonesia membeli rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara Astra dari India. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar rencana Indonesia membeli rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara Astra dari India

Purbaya menegaskan bahwa anggaran yang dimiliki Kementerian Pertahanan seharusnya cukup untuk mendukung pengadaan tersebut.

Kendati demikian, Purbaya mengatakan belum mengetahui secara rinci mekanisme pembiayaan apabila rencana pembelian itu direalisasikan. 

"Kan anggaran pertahanan cukup, saya pikir mereka akan mengalihkan dari situ untuk belanjanya. Saya nggak tahu nanti, saya tanyakan Kementerian pertahanan," ucap Purbaya, Rabu 8 Juli 2026.

Baca juga: Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus, Purbaya Setuju?

Purbaya menambahkan, anggaran Kementerian Pertahanan tergolong besar sehingga diyakini mampu mengakomodasi kebutuhan belanja pertahanan.

"Anggaran Kementerian pertahanan cukup besar, harusnya sih cukup," lanjutnya.

Seperti diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyaksikan penandatanganan kontrak pembelian rudal BrahMos di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Kontrak tersebut diteken antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI sebagai bagian dari penguatan kerja sama strategis di sektor pertahanan.

Baca juga: Prabowo-Modi Saksikan Penandatanganan Kontrak Rudal BrahMos, Kerja Sama Pertahanan RI-India Menguat

Selain kontrak pengadaan rudal BrahMos, kedua negara juga menyaksikan penandatanganan kerja sama produksi rudal udara ke udara antara Bharat Dynamics Limited dan Republikorp.

x|close