Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Pengadaan Batu Bara PLN, Cegah Gangguan Pasokan Listrik Terulang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 20:51
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan segera membentuk tim khusus untuk mengawasi proses pengadaan batu bara bagi PT PLN (Persero). Langkah tersebut dilakukan guna mencegah kembali terjadinya persoalan pasokan yang dapat mengganggu ketahanan energi nasional.

Menurut Bahlil, permasalahan pasokan batu bara yang dialami PLN bukan kali pertama terjadi. Ia mengungkapkan kondisi serupa juga pernah terjadi pada tahun 2022 sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

"Kami dari pihak regulator melihat kalau ini tidak diawasi, kita tidak mau lagi seperti ini terus. Makanya saya membentuk tim. Tim pengadaannya itu dari PLN, Direktur Jenderal Batu Bara, BPKP, Inspektur Jenderal," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Sebagai regulator, Kementerian ESDM memandang penguatan pengawasan menjadi langkah penting untuk memastikan proses pengadaan batu bara berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik nasional tetap terpenuhi.

Tim pengawasan pengadaan batu bara tersebut akan melibatkan sejumlah instansi guna memperkuat tata kelola serta meningkatkan transparansi dalam proses pengadaan.

Baca Juga: Bahlil Beberkan 3 Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, Apa Saja?

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang untuk melibatkan aparat penegak hukum sebagai pendamping dalam proses pengawasan. Langkah ini dimaksudkan agar seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai aturan dan terhindar dari praktik yang berpotensi merugikan negara.

"Tidak menutup kemungkinan kita melibatkan juga pendampingan dari para penegak hukum, agar hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo bersama jajaran mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin siang untuk melaporkan perkembangan penanganan pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di Pulau Jawa kepada Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum pertemuan dengan Presiden, Darmawan menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai menunjukkan perbaikan. Sejak Minggu, 21 Juni 2026, pemadaman bergilir yang terjadi pada pekan lalu berhasil ditekan secara signifikan.

Menurut Darmawan, membaiknya kondisi sistem kelistrikan didukung oleh mulai tersedianya pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit, baik milik PLN maupun pembangkit yang dioperasikan mitra atau independent power producer (IPP). Kondisi tersebut turut memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.

Selain faktor pasokan energi primer, PLN juga berhasil memulihkan salah satu pembangkit besar milik mitra yang sebelumnya mengalami gangguan teknis. Pembangkit tersebut kembali tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu malam.

Darmawan menjelaskan, beroperasinya kembali pembangkit tersebut telah menambah pasokan daya ke sistem kelistrikan Pulau Jawa dan membantu memperkuat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

x|close