Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan anggaran sebesar Rp60 triliun untuk penanganan pasca bencana di Sumatera.
Namun, dana tersebut tidak seluruhnya digunakan pada tahun ini karena pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap.
"Yang keuangan cuma tanya, anggaran siap enggak? Saya bilang siap. Kan dari awal tahun, dari akhir tahun lalu kita sudah siapin Rp60 triliun, ternyata dipakai lebih sedikit tahun ini karena dibagi tiga untuk pembangunan-pembangunan infrastrukturnya. Jadi sih kita siap," ucap Purbaya usai rapat tertutup soal situasi pasca bencana Sumatera, Senin, 25 Mei 2026.
Menurutnya lambatnya pencairan anggaran kerap disebabkan dokumen pengajuan dari kementerian atau lembaga terkait yang belum lengkap.
Oleh karena itu, Kemenkeu menerapkan pendekatan berbeda agar proses pencairan dana penanganan bencana bisa berlangsung lebih cepat.
Baca juga: Aturan DHE Sempat Molor, Purbaya Ungkap Dugaan Adanya Pengusaha Lobi Istana
Baca juga: Purbaya Sebut Unsur Kementerian Akan Masuk Struktur DSI untuk Perkuat Pengawasan
"Jadi approach dari Kementerian Keuangan sekarang beda. Kalau dulu kan mereka diajukan terus didiemin. Saya bilang ke Dirjen Anggaran sekarang, kalau ada pengajuan anggaran yang berhubungan dengan bencana ini, setiap hari di-follow up, ditelepon kementerian/lembaganya kalau kurang dokumennya," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan Kemenkeu siap membantu kementerian atau lembaga yang mengalami kendala dalam menyiapkan dokumen pengajuan anggaran.
"Dengan langkah-langkah seperti itu pencairan anggaran yang berhubungan dengan bencana nasional ini akan lebih cepat. Jadi nggak usah takut anggarannya ada," tandasnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan anggaran sebesar Rp60 triliun untuk penanganan pasca bencana di Sumatra. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)