Prabowo Ingatkan Masyarakat Waspada terhadap Kelompok Pemicu Huru-hara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Agu 2025, 13:52
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan respons terhadap gelombang aksi unjuk rasa di Jakarta serta menyampaikan rasa bela sungkawa atas insiden yang menewaskan seorang pengendara ojek online, di Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025. (ANTARA/Andi Firdaus) Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan respons terhadap gelombang aksi unjuk rasa di Jakarta serta menyampaikan rasa bela sungkawa atas insiden yang menewaskan seorang pengendara ojek online, di Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025. (ANTARA/Andi Firdaus) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok yang berusaha menimbulkan kerusuhan di tengah upaya bangsa membangun diri. Pernyataan itu disampaikan secara virtual pada Jumat, merespons aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam di Jakarta.

Menurut Prabowo, kelompok yang memicu huru-hara tidak memberi keuntungan bagi rakyat maupun negara

Ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan stabilitas di tengah perjuangan bangsa membangun kemandirian nasional, mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan.

"Untuk itu, kita harus waspada, kita harus tenang, dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan," katanya.

Ia mengatakan, tindakan semacam itu tidak membawa keuntungan bagi rakyat maupun negara.

“Unsur-unsur yang selalu ingin huru hara, yang ingin kaos, saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita," kata Presiden.

Baca Juga: Prabowo: Saya Terkejut dan Kecewa dengan Tindakan Petugas yang Berlebihan

Presiden juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara sah dan tertib, menekankan bahwa Indonesia saat ini sedang menghimpun seluruh tenaga, sumber daya, dan kekuatan untuk membangun negara yang kuat dan sejahtera.

"Bangsa kita sedang berbenah diri, bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, semua kekuatan semua kekayaan untuk kita bangkit membangun negara yang kuat negara yang sejahtera, negara yang berhasil mengatasi kemiskinan dan kelaparan," katanya.

Dalam insiden unjuk rasa Kamis malam, seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saksi mata menyebut korban sedang mengantar pesanan saat kejadian terjadi saat aparat berupaya membubarkan massa. 

(Sumber : Antara)

x|close