Paten Terbaru Ducati Ungkap Motor Listrik Sporty Tanpa Kehilangan Jiwa Balap

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 09:10
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Ducati baru-baru ini mengajukan paten baru untuk sistem penggerak sepeda motor listrik. (Foto: Ducati via RideApart) Ducati baru-baru ini mengajukan paten baru untuk sistem penggerak sepeda motor listrik. (Foto: Ducati via RideApart)

Ntvnews.id, Jakarta - Ducati mencuri perhatian lewat pengajuan paten terbaru untuk sistem penggerak sepeda motor listrik

Sekilas terlihat teknis, namun jika ditelusuri lebih dalam, inovasi ini bisa menjadi jawaban atas pertanyaan besar: Apakah Ducati benar-benar serius menghadirkan motor listrik untuk penggunaan jalan raya?

Dari detail paten yang beredar, seperti dikutip dari RideApart, Rabu (22/4/2026), jelas terlihat Ducati tidak sedang membuat motor listrik "sekadar ada". 

Tata letaknya menunjukkan motor listrik yang dipasang melintang dengan putaran hingga 18.500 rpm. 

Tenaga tersebut kemudian disalurkan melalui sistem reduksi gigi multi-tahap sebelum akhirnya diteruskan ke roda belakang menggunakan rantai. 

Konfigurasi ini mengindikasikan satu hal, Ducati ingin motor listriknya tetap memiliki karakter layaknya motor bermesin pembakaran internal (ICE).

Di sinilah inovasi mulai terasa menarik. Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan motor listrik adalah penempatan komponen. 

Baterai yang besar dan motor yang berat sering membuat dimensi motor menjadi lebih lebar, yang berdampak pada sudut kemiringan, ergonomi, dan kenyamanan berkendara. 

Ducati tampaknya sangat memahami masalah ini. Alih-alih menambah dimensi motor, Ducati memilih pendekatan yang lebih cerdas, yakni memindahkan komponen penting ke lokasi yang tidak biasa. 

Dalam motor listrik, sensor posisi berfungsi untuk membaca posisi rotor secara akurat, yang penting untuk pengaturan torsi, efisiensi, dan kelancaran berkendara melalui teknologi Field-Oriented Control

Ducati baru-baru ini mengajukan paten baru untuk sistem penggerak sepeda motor listrik. (Foto: Ducati via RideApart) Ducati baru-baru ini mengajukan paten baru untuk sistem penggerak sepeda motor listrik. (Foto: Ducati via RideApart)

Biasanya, sensor ini dipasang langsung pada poros motor, namun hal tersebut menambah lebar mesin.

Ducati melakukan langkah berbeda. Mereka memindahkan sensor tersebut ke bagian transmisi, tepatnya pada salah satu poros gearbox setelah motor. 

Dengan cara ini, sistem tidak lagi membaca rotor secara langsung, melainkan menghitung posisinya berdasarkan rasio roda gigi.

Pendekatan ini memang bukan tanpa risiko. Pembacaan tidak langsung dapat menimbulkan potensi kesalahan akibat celah gigi dan toleransi mekanis. 

Namun, Ducati tampaknya siap mengatasi hal tersebut melalui pengembangan perangkat lunak yang lebih kompleks demi menjaga presisi performa.

Tak hanya itu, desain gearbox juga dibuat lebih efisien dengan menumpuk roda gigi secara vertikal, bukan melebar ke samping. 

Hasilnya, dimensi motor tetap ramping tanpa mengorbankan performa. Jika melihat keseluruhan konsep, arah pengembangan ini cukup jelas. 

Ducati tidak mencoba menciptakan motor listrik dengan desain yang sepenuhnya baru. 

Sebaliknya, mereka mempertahankan DNA khasnya, yakni motor tengah, sistem reduksi gigi, penggerak rantai, dan sasis yang kompak, semuanya dalam versi elektrifikasi.

Dengan pendekatan ini, Ducati seolah ingin membuktikan motor listrik tidak harus kehilangan karakter sporty dan sensasi berkendara khas yang selama ini menjadi identitasnya.

x|close