Ntvnews.id, Jakarta - Para pekerja Volkswagen mengkritik komunikasi manajemen perusahaan yang dinilai buruk dan minim informasi.
Kritik tersebut muncul ketika produsen otomotif terbesar di Eropa itu tengah mempertimbangkan langkah penghematan biaya lebih lanjut sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran.
Berdasarkan artikel internal dewan pekerja Volkswagen yang dilihat Reuters pada Senin, 24 Agustus 2026, para karyawan menilai komunikasi eksternal dari dewan manajemen perusahaan belum mampu memberikan kepastian mengenai masa depan mereka.
Hasil survei daring yang dilakukan dewan pekerja Grup Volkswagen pada pekan lalu menunjukkan karyawan dan keluarga mereka merasa "gelisah dan takut" akibat komunikasi publik yang disampaikan jajaran manajemen.
Selain kekhawatiran mengenai keamanan kerja, para pekerja juga mempertanyakan masa depan program pensiun dini dan pesangon, serta nasib sejumlah pabrik Volkswagen di Eropa.
Pabrik yang menjadi perhatian antara lain fasilitas di Emden, Hanover, Neckarsulm, Osnabrueck, dan Zwickau.
Volkswagen Hadapi Ancaman Pengurangan Pekerjaan
CEO Volkswagen Oliver Blume sebelumnya menyampaikan dalam memo internal pada Jumat (21/8/2026) di mana empat dari pabrik tersebut diperkirakan tidak akan mencapai tingkat utilisasi kapasitas yang kompetitif pada dekade 2030-an.
Meski demikian, Blume menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan untuk menutup pabrik tertentu.
Pernyataan tersebut justru memicu kritik dari dewan pekerja. Mereka menilai manajemen belum memberikan informasi yang cukup mengenai bagaimana nasib masing-masing pabrik dan para pekerjanya ke depan.
Baca Juga: Pekerja Hyundai Motor Mogok Besar-Besaran, Produksi 55.200 Mobil Terancam Terganggu
Blume sebelumnya juga membantah tudingan manajemen Volkswagen sengaja menyembunyikan informasi terkait rencana restrukturisasi.
"Kami terus memberi tahu kolega dan perwakilan karyawan kami tentang status rencana tersebut-melalui saluran internal, tetapi yang terpenting melalui dialog pribadi secara langsung," ujar Blume dalam wawancara yang dipublikasikan di situs perusahaan pada Juli lalu.
Restrukturisasi Terbesar Volkswagen
Volkswagen saat ini tengah menjalankan salah satu program restrukturisasi terbesar dalam sejarah perusahaan.
Langkah tersebut berpotensi mencakup pengurangan hingga 50.000 pekerjaan serta pemisahan sejumlah divisi untuk meningkatkan daya saing dan menekan biaya operasional.
Di tengah situasi tersebut, perhatian kini tertuju pada pertemuan karyawan Volkswagen yang akan berlangsung di Wolfsburg pada Selasa (25/8/2026).
Blume dijadwalkan menyampaikan pidato kepada para pekerja dalam pertemuan luar biasa tersebut.
Sementara itu, Thomas Schmall, kepala divisi komponen sekaligus anggota dewan manajemen Volkswagen, akan berbicara kepada karyawan di Braunschweig.
Dewan pekerja sebelumnya telah menggelar pertemuan pada Juli setelah perwakilan karyawan menyuarakan keberatan terhadap komunikasi manajemen mengenai rencana peningkatan daya saing Volkswagen.
Dengan tekanan biaya, potensi pengurangan tenaga kerja, dan kekhawatiran mengenai masa depan sejumlah pabrik, komunikasi antara manajemen dan pekerja kini menjadi salah satu isu penting dalam proses restrukturisasi Volkswagen.
Ilustrasi. Logo Volkswagen. (Foto: Fabian Bimmer/Reuters)