Seres dan ByteDance Siapkan Mobil Pintar Berbasis AI, Bidik Pasar Generasi Muda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 11:00
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Seres Super Factory. (Foto: Seres via CarNewsChina) Seres Super Factory. (Foto: Seres via CarNewsChina)

Ntvnews.id, Jakarta - Produsen mobil listrik asal China, Seres Group, resmi menggandeng ByteDance, perusahaan induk TikTok, untuk meluncurkan merek otomotif baru yang mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). 

Kolaborasi tersebut akan dijalankan melalui Volcano Engine, platform cloud dan AI milik ByteDance.

Melansir CarNewsChina, Selasa (2/6/2026), merek baru tersebut akan beroperasi di bawah perusahaan Saidou Technology, yang sebelumnya dikenal sebagai Chongqing Landian Technology. 

Kehadiran Saidou menandai langkah strategis Seres dalam memperkuat posisinya di pasar kendaraan energi baru yang semakin kompetitif.

Restrukturisasi Besar dan Lahirnya Saidou Technology

Pada 29 Mei lalu, Chongqing Landian Technology resmi berganti nama menjadi Chongqing Saidou Technology setelah menjalani restrukturisasi modal senilai 6,67 miliar yuan atau sekitar 952,9 juta dolar AS.

Suntikan dana tersebut berasal dari sejumlah investor besar, termasuk dana pemerintah Distrik Shapingba Chongqing, anak usaha CATL, Wending Investment, Bojun Technology, dan Xingyu Shares.

Melalui restrukturisasi ini, Seres tidak lagi menjadi pemegang saham pengendali. Kepemilikannya turun menjadi sekitar 32,96 persen, sementara platform investasi yang didukung pemerintah Shapingba menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 34,50 persen.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperbaiki struktur aset perusahaan sekaligus memisahkan bisnis lama yang kurang menguntungkan dari laporan keuangan konsolidasi Seres.

Mobil Pertama Meluncur Tahun Ini

Menurut sumber industri yang dikutip Lanjing Auto, Saidou Technology tengah mempersiapkan peluncuran model pertamanya pada tahun ini.

Mobil perdana tersebut diperkirakan hadir dalam format crossover, menggabungkan karakter SUV dan sedan. 

Konsumen nantinya dapat memilih varian mobil listrik murni (BEV) maupun range extender electric vehicle (EREV).

Produksi kendaraan akan dilakukan di Pabrik Phoenix milik Seres, yang saat ini sedang menjalani peningkatan fasilitas dan peralatan produksi.

Baca Juga: AS Siapkan Aturan Baru untuk Mobil China, Mercedes-Benz Ikut Terseret

Andalkan AI ByteDance, Beda dari Aito yang Bermitra dengan Huawei

Berbeda dengan Aito, merek premium Seres yang menggunakan teknologi mengemudi cerdas Huawei Qiankun, Saidou akan mengedepankan pengalaman pengguna berbasis AI dari Volcano Engine.

Teknologi tersebut mencakup kokpit pintar generasi terbaru, interaksi berbasis model bahasa besar (large language model/LLM), serta berbagai fitur digital yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Meski demikian, ByteDance menegaskan tidak memiliki rencana untuk mengembangkan teknologi mengemudi otonom secara langsung. 

Perusahaan akan fokus menyediakan layanan cloud, komputasi, dan infrastruktur AI sebagai fondasi ekosistem kendaraan pintar.

Bidik Generasi Muda dan Pasar Global

Saidou diposisikan sebagai merek yang menyasar konsumen muda dengan gaya hidup aktif dan digital. 

Selain itu, merek ini juga akan memiliki jaringan pemasaran tersendiri untuk pasar domestik maupun internasional.

Strategi tersebut menjadi perubahan besar dibandingkan Landian, yang sebelumnya bermain di segmen kendaraan murah dengan rentang harga 100.000-150.000 yuan atau setara Rp264 jutaan hingga Rp396 jutaan (¥1 = Rp2.641), dan menghadapi tantangan penjualan yang cukup berat.

Persaingan Makin Ketat di Industri Mobil Listrik China

Peluncuran Saidou menunjukkan semakin eratnya kolaborasi antara industri otomotif dan teknologi AI di China. 

Tahun ini, sejumlah produsen lain seperti Leapmotor dan Xiaomi juga dikabarkan tengah menyiapkan sub-merek baru untuk memperluas pangsa pasar kendaraan listrik.

Sementara itu, kinerja Seres terus menunjukkan tren positif. Pada Mei 2026, penjualan kendaraan energi baru perusahaan mencapai 33.476 unit. 

Secara kumulatif, penjualan periode Januari-Mei 2026 menembus 145.108 unit, meningkat 15,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

x|close