Ntvnews.id, Kapten Timnas Myanmar, Maung Maung Lwin, resmi mengundurkan diri dari tim nasional setelah terlibat insiden kekerasan usai pertandingan. Keputusan tersebut telah dikonfirmasi oleh Myanmar Football Federation.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @seagoal pada Senin, 16 Maret 2026, insiden itu terjadi setelah Maung Maung Lwin dan keluarganya menjadi sasaran hinaan verbal serta rasial dari sejumlah suporter.
Peristiwa pemukulan tersebut terjadi seusai pertandingan yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026. Setelah laga berakhir, beberapa pendukung dilaporkan melontarkan ejekan bernada penghinaan terhadap orang tua sang pemain, yang kemudian memicu reaksi emosional dari Maung Maung Lwin hingga berujung tindakan kekerasan.
View this post on Instagram
Akibat kejadian itu, Myanmar Football Federation menjatuhkan sanksi kepada Maung Maung Lwin berupa skorsing selama enam bulan serta denda sebesar 3 juta kyat, atau sekitar Rp24 juta.
Meski memutuskan mundur dari skuad tim nasional, Maung Maung Lwin dalam beberapa pernyataannya menegaskan bahwa dirinya tetap mencintai sepakbola.
Ia juga menyampaikan penyesalan atas insiden yang terjadi dan menerima keputusan yang telah dijatuhkan federasi.
Tindakan yang dilakukan Maung Maung Lwin mendapat banyak dukungan. Pasalnya ia melakukan hal tersebut karena membela setelah keluarga dan orangtuanya mendapatkan hinaan.
Kapten Timnas Myanmar Maung Maung Lwin (Maung Maung Lwin )