Ntvnews.id, Jakarta - Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), melarang stasiun televisi mengecilkan layar untuk menampilkan iklan saat gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung.
Hal ini juga telah dikonfirmasi Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI, Usman Kansong saat melakukan wawancara dengan Tommy Desky terkait larangan adanya iklan saat siaran pertandingan berlangsung.
"Kami secara teknis tentu berupaya keras untuk menyampaikan tayangan Piala Dunia terbaik buat masyarakat," kata Usman Kansong, Selasa 6 Januari 2026 dilansir Youtube Tommy Desky.
View this post on Instagram
"Hal-hal seperti tadi pun juga dipikirkan, kalau selama pertandingan babak pertama, babak kedua itu memang tidak boleh ada iklan, itu adalah aturan FIFA, jadi tidak ada jeda iklan," sambung dia.
Baca Juga: Voting PSSI Awards Resmi Dibuka, Idzes, Paes, hingga Ridho Masuk Nominasi
Ia mengatakan lebih lanjut adanya iklan itu ketika siaran tayangan Piala Dunia belum di mulai. Selain itu juga, pihak TVRI sudah memikirkan ketika pertandingan Piala Dunia 2026 berbarengan dengan Adzan Magrib.
Sebagai tambahan informasi, Stasiun televisi TVRI ditunjuk menjadi hak siar untuk tayangan Piala Dunia 2026 secara gratis.
FIFA pada Senin (29/12) mengatakan pihaknya telah menerima lebih dari 150 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, mencatat rekor baru dalam penjualan tiket Piala Dunia dengan fase Pengundian Seleksi Acak baru mencapai separuh jalan. ANTARA/Xinh (Antara)