Ntvnews.id, Jakarta - Manchester United dikabarkan kembali mengincar bek Everton, Jarrad Branthwaite untuk memperkuat lini pertahanan. Pemain berusia 24 tahun itu disebut masuk dalam rencana klub apabila Lisandro Martinez meninggalkan Old Trafford di tengah ketidakpastian masa depannya.
Martinez masih terikat kontrak hingga Juni 2027. Namun, hubungannya dengan petinggi klub dikabarkan merenggang setelah ia mengkritik minimnya investasi Manchester United pada bursa transfer musim panas.
Situasi ini memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan penjualan bek asal Argentina itu. Manchester United dilaporkan mempertimbangkan langkah tersebut untuk memperoleh kembali sebagian dana transfer sebesar 57 juta poundsterling yang mereka keluarkan saat merekrut Martinez dari Ajax Amsterdam pada 2022.
Sebagaimana dilansir dari laporan Daily Mail, Manchester United berpeluang mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak Martinez selama satu tahun, sehingga masa baktinya dapat berlanjut hingga musim panas 2028. Langkah ini juga bisa melindungi klub dari risiko kehilangan pemain secara gratis melalui kesepakatan prakontrak dengan klub asing pada Januari 2027.
Barcelona dan Atletico Madrid disebut tertarik merekrut Martinez. Jika kontraknya diperpanjang, kedua klub tersebut perlu bernegosiasi dengan Manchester United apabila ingin mendapatkan jasanya.
Ketertarikan Manchester United terhadap Branthwaite bukan hal baru. Klub Setan Merah itu pernah berusaha merekrut bek Everton itu pada 2024, tetapi negosiasi tidak mencapai kesepakatan.
Manchester United dikabarkan telah mengajukan tiga penawaran, dengan tawaran terakhir mencapai 50 juta poundsterling. Everton menolak seluruh penawaran itu karena menilai harga Branthwaite lebih tinggi.
Sir Jim Ratcliffe, salah satu pemilik Manchester United tidak ingin membayar melebihi valuasi internal klub turut menjadi hambatan. Persoalan cedera hamstring yang dialami Branthwaite pada dua periode bursa transfer musim panas berturut-turut juga disebut memengaruhi upaya perekrutan sebelumnya.
Kini, Branthwaite kembali dikaitkan dengan kebutuhan Manchester United akan bek yang kuat dalam bertahan sekaligus mampu membantu membangun serangan dari lini belakang.
Baca Juga: Lisandro Martínez Kritik Manajemen MU Usai Kalah dari Atletico Madrid
Di sisi lain, perbandingan Squawka Comparison Matrix menunjukkan Branthwaite unggul dalam sejumlah statistik bertahan di Premier League musim 2026/2027. Bek Everton itu mencatatkan 630 menit bermain dalam tujuh penampilan, sedangkan Martinez mengumpulkan 495 menit dari enam pertandingan.
Branthwaite memenangi 15 duel udara, hampir dua kali lipat catatan Martinez yang meraih delapan kemenangan. Dalam duel darat, bek Everton itu juga unggul dengan 13 kemenangan, sementara Martinez mencatatkan tujuh.
Keunggulan Branthwaite turut terlihat dalam jumlah intersep. Ia membukukan 11 intersep, sedangkan Martinez mencatatkan empat. Branthwaite juga terlibat dalam 47 duel, lebih banyak daripada Martinez yang tercatat mengikuti 30 duel.
Meski demikian, Martinez masih unggul dalam distribusi bola ke depan dengan 140 umpan, dibandingkan 129 umpan milik Branthwaite. Untuk akurasi umpan panjang, keduanya mencatatkan angka yang relatif berdekatan, yakni 44,74 persen untuk Martinez dan 45,24 persen untuk Branthwaite.
Statistik tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menilai karakter permainan kedua bek. Namun, angka-angka itu saja belum cukup untuk memastikan siapa yang lebih cocok bagi Manchester United karena kebutuhan taktik, konsistensi, kondisi fisik, dan biaya transfer juga menjadi faktor penting.
Hingga kini, belum ada kepastian bahwa Manchester United akan melepas Martinez atau merekrut Branthwaite. Realisasi transfer tersebut masih bergantung pada keputusan klub serta kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Everton.
Baca Juga: Lisandro Martinez Kena Sanksi Gara-gara Kritik Kebijakan Manajemen MU
Lisandro Martinez (ig Lisandro Martinez)