Ntvnews.id, Jakarta - Bek Manchester United, Lisandro Martínez melontarkan kritik terhadap manajemen klub setelah timnya kalah 0-2 dari Atlético Madrid pada pertandingan fase liga Liga Champions UEFA, pada Selasa, 13 Oktober waktu setempat.
Dikutip dari postingan jurnalis sepak bola Fabrizio Romano, Martínez menilai Manchester United belum memiliki kekuatan skuad yang cukup untuk bersaing di level Liga Champions. Ia juga berharap manajemen mendatangkan lebih banyak pemain agar tim mampu menghadapi pertandingan besar.
“Ini bukan skuad berkualitas Liga Champions. Para pemain bisa berbuat lebih banyak, tetapi membangun skuad yang kuat agar siap menghadapi malam-malam seperti ini juga penting," kata Martínez.
Pemain asal Argentina itu turut mengungkapkan kekecewaannya terhadap dukungan manajemen setelah Manchester United menjalani musim sebelumnya dengan hasil yang dinilai positif. Menurutnya, klub perlu melanjutkan perkembangan tersebut dengan memperkuat komposisi pemain.
“Musim lalu kami menciptakan fondasi untuk membangun tim yang luar biasa, tetapi rasanya menjengkelkan datang ke sini dan tidak melihat tim saya berusaha meraih hasil yang luar biasa,” tambahnya.
Baca Juga: Viking Gagalkan Kemenangan Bayern Munchen lewat Gol Menit ke-90
Martínez juga secara terbuka menyampaikan harapannya kepada direktur teknik Manchester United, Jason Wilcox agar klub melakukan investasi lebih besar untuk memperkuat skuad.
“Sejujurnya, saya mengharapkan lebih banyak dari direktur teknik kami,” ujar Martínez.
Meski menyoroti kebijakan perekrutan pemain, Martínez mengakui bahwa para pemain juga harus meningkatkan penampilan mereka. Ia menilai tanggung jawab atas hasil pertandingan tidak seharusnya hanya dibebankan kepada pelatih dan pemain, tetapi juga perlu melihat keputusan dari jajaran manajemen.
Kritik tersebut disampaikan setelah Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Atlético Madrid. Tuan rumah membuka keunggulan melalui Pablo Barrios pada menit pertama, sebelum Ademola Lookman mencetak gol kedua pada babak kedua.
Manchester United juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Leny Yoro menerima kartu merah. Hasil itu menambah tekanan terhadap tim, sementara pernyataan Martínez soroti kebijakan klub dalam membangun skuad untuk bersaing di kompetisi Eropa.
Baca Juga: Klasemen Liga Champions: Barcelona Unggul Selisih Gol di Puncak
Lisandro Martinez (IG Lisandro Martinez)