Ntvnews.id, Jakarta - Penyerang tim nasional Prancis Kylian Mbappe mengatakan Les Bleus juga mampu menerapkan permainan "kotor" ketika situasi mengharuskannya. Pernyataan itu disampaikan setelah Prancis menundukkan Paraguay dengan skor 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat (AS), Minggu, 5 Juli 2026.
"Kami juga tahu caranya bermain keras dan 'kotor'. Kami membuktikannya hari ini, kami menang, dan bahkan dalam permainan seperti itu pun, kami tetap lebih unggul dari mereka. Itulah gaya sepak bola mereka, itulah cara mereka bermain," kata Mbappe, seperti dikutip dari media Prancis L'Equipe, Minggu.
Menurut Mbappe, pendekatan permainan keras memang menjadi strategi yang diterapkan Paraguay sepanjang pertandingan. Tim yang sebelumnya menyingkirkan Jerman di babak 32 besar itu tercatat melakukan 13 pelanggaran. Jumlah tersebut bahkan membuat Rayan Cherki heran karena tidak satu pun pelanggaran tersebut berbuah kartu kuning.
Meski demikian, Mbappe menilai tidak ada cara yang sepenuhnya benar atau salah dalam sepak bola. Baginya, apa pun strategi yang dipilih sebuah tim pada akhirnya bertujuan untuk mengamankan kemenangan.
Ia menegaskan gaya bermain Prancis pada dasarnya bukan seperti itu. Namun, jika keadaan menuntut, Les Bleus juga sanggup mengimbanginya.
Baca Juga: Prancis Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026, Penalti Mbappe Singkirkan Paraguay
"Mereka mencoba mengalahkan kami dengan cara itu, tetapi kami justru berhasil mengalahkan mereka dengan cara yang sama," ucap pemain berusia 27 tahun milik Real Madrid itu.
Gol tunggal yang dicetak Mbappe ke gawang Paraguay menjadi gol ketujuhnya di Piala Dunia 2026. Catatan tersebut membuatnya untuk sementara berbagi posisi sebagai pencetak gol terbanyak turnamen bersama Lionel Messi.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol ke-11 Mbappe di fase gugur Piala Dunia. Torehan itu semakin mempertegas rekornya sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak di babak gugur turnamen tersebut. Ia juga menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol pada babak 16 besar dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Sejak melakoni debut di Piala Dunia pada 2018, Mbappe kini telah mengoleksi 19 gol. Jumlah itu membuatnya hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang telah mencetak 20 gol, sekaligus menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Pada babak perempat final, Prancis akan menghadapi Maroko yang sebelumnya mengalahkan salah satu tuan rumah, Kanada, dengan skor 3-0 pada babak 16 besar.
Baca Juga: Kylian Mbappe Persembahkan Golnya untuk Didier Deschamps
Pertandingan perempat final antara Prancis dan Maroko dijadwalkan berlangsung di Stadion Boston, Amerika Serikat, pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.00 WIB.
"Kami tahu mereka tim yang sangat bagus dan kami senang bisa menghadapi mereka. Kami akan memberikan yang terbaik untuk melanjutkan perjalanan kami," kata Mbappe, yang sudah mengantarkan negaranya dua kali ke laga puncak Piala Dunia dalam dua edisi terakhir.
(Sumber: Antara)
Pesepak bola Timnas Prancis Kylian Mbappe berselebrasi usai mencetak gol lewat penalti ke gawang Timnas Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Sabtu, 4 Juli 2026 waktu setempat. Prancis melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Paraguay dengan skor 1-0 dan selanjutnya akan menghadapi Timnas Maroko. (Antara)