Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) resmi mengesahkan 10 Peraturan Organisasi (PO) terbaru dalam rapat pleno yang digelar di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta. Keputusan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono.
Menurut Budisatrio, penyempurnaan regulasi menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mendukung kemajuan bola basket nasional.
"Kami paham bahwa dalam penyelenggaraan apa pun, masih banyak perbaikan yang harus terus diperbaiki sebagai induk organisasi, makanya rapat pleno menjadi kesempatan penting, sekaligus momen bersejarah sebagai komitmen bersama untuk membesarkan organisasi dan memajukan cabang olahraga bola basket," kata Budisatrio, Jumat, 3 Juli 2026.
Ia menjelaskan, rapat pleno tersebut diikuti jajaran pengurus pusat secara hybrid, yakni melalui kehadiran langsung maupun secara daring.
Baca Juga: Perbasi Optimistis Basket Indonesia Raih Medali SEA Games, Derrick Michael Diharapkan Tampil
Sebanyak 10 Peraturan Organisasi yang disahkan meliputi ketentuan mengenai etik, disiplin, struktur organisasi, musyawarah dan rapat, penyelenggaraan kegiatan bola basket 5on5, serta pengelolaan tenaga keolahragaan bola basket 5on5.
Selain itu, regulasi juga mengatur penyelenggaraan minibasket, pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan tenaga keolahragaan bola basket 3x3, perpindahan atlet, tata kelola serta penyelenggaraan keuangan, hingga sistem audit organisasi.
Budisatrio menilai, kemajuan bola basket Indonesia harus didukung oleh fondasi kelembagaan Perbasi yang semakin kuat sebagai wadah utama pembinaan olahraga tersebut di tingkat nasional.
Menurutnya, tata kelola organisasi yang baik hanya dapat terwujud apabila didasarkan pada filosofi dan regulasi yang kokoh.
Baca juga: Perbasi dan IBL Bersinergi dengan BNN Demi Integritas Kompetisi
"Karena itu, DPP Perbasi melalui bidang organisasi, dukungan sekretaris jenderal, dan tim telah merumuskan dan merampungkan aturan-aturan organisasi yang nantinya menjadi pedoman pelaksanaan tata kelola bola basket Indonesia ke depan," ujar dia.
(Sumber: Antara)
Dokumentasi Ketum DPP Perbasi Budisatrio Djiwandono (tengah) dalam rapat pleno organisasi (Antara)