Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah aktif untuk menemukan calon siswa Sekolah Rakyat. Upaya ini dilakukan dengan menyasar area seperti pasar dan persimpangan jalan di Jakarta dan sekitarnya guna menjangkau anak-anak terlantar maupun yang putus sekolah agar bisa kembali mengenyam pendidikan.
"Kami melakukan penjangkauan lewat langkah proaktif dengan mendatangi titik-titik seperti perempatan jalan dan pasar. Kami mencari anak-anak usia sekolah yang seharusnya belajar, namun justru mengamen atau bekerja membantu orang tuanya," kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf selepas dialog bersama calon siswa Sekolah Rakyat di Kompleks Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Mensos menerangkan bahwa kegiatan penjangkauan langsung ke lokasi-lokasi ramai di Jakarta dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu strategi yang dijalankan oleh tim Kemensos bersama mitra seperti BPS dan Dinas Sosial dalam waktu dekat.
Selain itu, tim juga akan melakukan kunjungan ke rumah anak-anak dari keluarga kurang mampu yang telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Ini adalah bagian dari atensi Bapak Presiden Prabowo agar anak-anak yang putus sekolah, belum sekolah, tidak sekolah, berpotensi putus sekolah bisa dijangkau lewat sekolah rakyat ini. Itu intinya," ucap Mensos.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung salah satu titik rintisan Sekolah Rakyat (SR) (NTVnews)
Kemensos mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah menemukan 77 anak yang memenuhi syarat sebagai calon peserta didik Sekolah Rakyat, dengan 29 di antaranya berasal dari hasil penjangkauan di jalanan.
Anak-anak tersebut kini masih dalam tahap verifikasi data sebelum nantinya resmi menjadi siswa Sekolah Rakyat.
Mensos menambahkan, proses verifikasi dan penjangkauan ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar para siswa dapat mulai mengikuti kegiatan belajar pada tahun ajaran baru pertengahan Juli 2026.
"Ada 10 titik yang disiapkan untuk jadi Sekolah Rakyat di Jakarta dan sekitarnya yang akan menampung mereka," ucap Mensos Saifullah Yusuf.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung salah satu titik rintisan Sekolah Rakyat (SR) (NTVnews)