Harga Minyakita Mau Disesuaikan, Menteri Perdagangan: Sudah 3 Tahun Harganya Rp15.700

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 15:13
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Aria Ananda) Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Aria Ananda) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah akan mengkaji kembali harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita yang saat ini ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

“Sudah tiga tahun lebih, Rp15.700 kan semua harus disesuaikan,” kata Budi usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan bahwa rencana penyesuaian tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menghasilkan keputusan final. Pemerintah, lanjutnya, akan melakukan perhitungan bersama berbagai pihak sebelum menentukan besaran harga baru.

Baca Juga: Zulhas Ungkap Penyebab Harga Minyakita Naik, Pasokan Terserap Bantuan Pangan

“Ya nanti kita kaji. Kita hitung bareng-bareng,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperkuat sistem distribusi Minyakita melalui BUMN Pangan guna menjaga stabilitas pasokan di pasar. Ketentuan distribusi minimal sebesar 35 persen oleh BUMN disebut berpotensi ditingkatkan sesuai kebutuhan.

Budi menjelaskan bahwa pelibatan BUMN dalam distribusi tidak hanya terbatas pada Perum Bulog, tetapi juga dapat melibatkan entitas lain seperti ID FOOD sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait bantuan pangan minyak goreng, pemerintah masih membahas skema terbaik bersama produsen agar distribusi tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pasokan di pasar.

“Nanti kita cari solusinya, bisa macam-macam merek tergantung kesepakatan,” ungkapnya.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga Minyakita sempat berada di kisaran Rp15.900 per liter atau sedikit di atas HET yang berlaku.

Baca Juga: DPRD DKI Tegaskan Penjualan Beras Tak Boleh Melebihi HET

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan kenaikan harga tersebut salah satunya dipicu oleh penyaluran bantuan pangan dalam jumlah besar yang menyerap stok dari pasar.

“Nanti Minyakita itu dikoordinir sebagian besar oleh BUMN, Bulog, untuk kembali itu menyuplai pasar-pasar tradisional,” kata Zulhas.

Ia menambahkan bahwa usulan penyesuaian harga masih akan dikaji bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta instansi terkait sebelum diputuskan secara resmi.

"Minyakita memang lama tidak ada penyesuaian, tadi Mendag usulkan penyesuaian, tapi saya minta dihitung dulu ya, minta BPKP dan beberapa instansi terkait untuk menghitung bareng-bareng nanti baru kita rapatkan secara khusus," ungkap dia.

(Sumber: Antara)

x|close