Peserta UTBK Undip Kepergok Curang Pakai Alat Bantu di Telinga, Sempat Diamankan Polisi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 10:23
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Petugas mengawasi peserta yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Jumat (25/4/2025). Petugas mengawasi peserta yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Jumat (25/4/2025). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Upaya kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Diponegoro (Undip) berhasil digagalkan sebelum ujian dimulai. Seorang peserta berinisial M tertangkap saat hendak memasuki ruang ujian karena kedapatan menggunakan perangkat tersembunyi di tubuhnya.

Kasus ini terungkap ketika panitia melakukan pemeriksaan awal menggunakan metal detector, yang memang menjadi bagian dari prosedur wajib sebelum peserta mengikuti ujian. Dari hasil pemindaian, alat tersebut menangkap adanya benda logam yang mencurigakan.

"Salah satu peserta terdeteksi oleh metal detektor, dan setelah diperiksa ternyata terdapat metal di dalam bajunya," ungkap Wakil Rektor II Undip, Heru Santoso, Selasa (21/4/2026).

Pemeriksaan tidak berhenti di situ. Panitia kemudian melakukan pengecekan lebih rinci dan menemukan adanya benda logam lain yang tersembunyi di bagian telinga peserta.

Baca Juga: Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Disorot, Tembus Rp166,5 Miliar di Tengah Polemik Anggaran

"Pemeriksaan lebih lanjut oleh panitia, juga terdeteksi adanya metal di dalam kedua telinganya," lanjutnya.

Dari temuan tersebut, diketahui bahwa peserta diduga mencoba memanfaatkan alat bantu dengar yang telah ditanam di telinga serta perangkat komunikasi menyerupai handfree untuk membantu selama ujian.

Sesuai prosedur, pihak kampus langsung menyerahkan peserta tersebut ke aparat kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.

"Pelaku tindak kecurangan kami serahkan ke Polsek Tembalang sebagaimana prosedur yang harus kami jalankan. Untuk selanjutnya, terkait pelaku kecurangan menjadi kewenangan APH (aparat penegak hukum)," kata Heru.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Tembalang segera mendatangi lokasi ujian UTBK SNBT 2026 yang berlangsung di kampus Undip Tembalang.

Baca Juga: Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

"Sekira jam 10.30 WIB petugas Polsek Tembalang mendatangi laporan berkaitan dengan adanya peserta ujian UTBK-SNBT 2026 di Undip yang melanggar tata tertib ujian," ujar Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani.

Ia juga mengonfirmasi bahwa peserta tersebut membawa alat komunikasi tersembunyi yang diduga digunakan untuk menunjang kecurangan.

"(Peserta UTBK) Membawa alat komunikasi berupa kabel sejenis handfree. Adapun data calon mahasiswa inisial M. (Warga mana?) Dari luar Semarang," lanjutnya.

Karena pelanggaran sudah diketahui sebelum peserta masuk ke ruang ujian, yang bersangkutan tidak sempat mengikuti tes. Pihak kepolisian pun memilih langkah pembinaan tanpa melanjutkan ke proses hukum. Setelah itu, peserta dipulangkan dan diserahkan kepada orang tuanya untuk mendapatkan pengawasan lebih lanjut.

 

x|close