Penasihat Presiden Bidang Pertahanan Dudung Menghadap Prabowo di Istana, Bahas Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 15:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Penasihat Presiden Bidang Pertahan Nasional Dudung Abdurachman Penasihat Presiden Bidang Pertahan Nasional Dudung Abdurachman (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Penasihat Presiden Bidang Pertahan Nasional Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa dirinya dijadwalkan menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

“Oh semalam ditelepon oleh ajudan bahwa Bapak menghadap Bapak Presiden jam 3 sore ini," ungkap Dudung sebelum bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dudung mengaku belum mengetahui secara pasti topik yang akan dibahas, namun menegaskan perannya sebagai penasihat presiden.

“Saya belum tahu (topik) tadi kan saya kan Penasihat Presiden tentunya mungkin ada hal-hal yang beliau minta saran masukan. Biasanya beliau kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat," jelasnya.

Baca Juga: DJP Klarifikasi Isu PPN Jalan Tol, Masih Dalam Tahap Perencanaan

Ia juga memastikan bahwa dirinya telah menyiapkan sejumlah hal untuk disampaikan kepada Presiden, khususnya terkait pertahanan nasional.

“Oh jelas itu," tutur Dudung.

Namun, Dudung enggan membeberkan secara rinci isi yang akan disampaikan sebelum pertemuan berlangsung.

Penasihat Presiden Bidang Pertahan Nasional Dudung Abdurachman <b>(NTVnews)</b> Penasihat Presiden Bidang Pertahan Nasional Dudung Abdurachman (NTVnews)

“Ya itu nanti saya sampaikan ke beliau. Nanti setelah kembali nanti baru saya sampaikan," jelasnya.

Terkait isu yang akan dibahas, Dudung menyebut mencakup persoalan nasional maupun internasional, termasuk dinamika geopolitik.

“Nasional dan internasional," katanya.

Menanggapi isu kerja sama pertahanan, termasuk wacana Major Defense Partnership serta aktivitas pesawat militer asing yang melintas di wilayah Indonesia, Dudung menyatakan akan membicarakan hal tersebut langsung dengan Presiden Prabowo.

“Ya beliau saya rasa lebih paham tentang itu, nanti saya akan berbicara sama beliau tentang itu," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, kemungkinan hanya dirinya yang hadir sebagai penasihat.

Terkait kelanjutan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat, Dudung menyebut bahwa hubungan tersebut sudah berlangsung lama dan berpotensi terus berlanjut.

“Itu kan sudah lama juga dan ini kelihatannya akan terus dilanjutkan kerjasama kita dengan Amerika. Tetapi hal-hal yang prinsip, saya rasa beliau nanti lebih tahu lah. Saya juga nanti akan bertanya kepada beliau," ujarnya.

Sementara itu, mengenai aturan pesawat militer asing yang melintasi wilayah Indonesia, Dudung menegaskan hal tersebut diatur dalam hukum internasional.

“Itu sudah hukum internasional ya tidak boleh lah ya," pungkasnya.

x|close