Jepang Siapkan Rp171 Triliun untuk Perkuat Ketahanan Energi Asia Tenggara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 12:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berbicara pada konferensi pers di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Jepang, 19 Januari 2026. (Rodrigo Reyes Marin/Pool via Xinhua) Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berbicara pada konferensi pers di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo, Jepang, 19 Januari 2026. (Rodrigo Reyes Marin/Pool via Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, Tokyo - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berencana mengumumkan paket bantuan senilai sekitar USD10 miliar atau setara Rp171 triliun guna memperkuat pasokan energi di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara.

Pengumuman tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 April 2026 dalam forum daring Asia Zero Emission Community Plus (AZEC Plus), yang diikuti Jepang bersama mayoritas negara anggota ASEAN.

Pertemuan ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait jalur strategis di Selat Hormuz, yang turut memicu kenaikan harga minyak mentah global.

“Bantuan tersebut penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam menjaga ketahanan rantai pasok energi, terutama di tengah kekhawatiran atas rendahnya cadangan minyak di sejumlah negara mitra,” ujar PM Takaichi, dilaporkan NHK World, yang dikutip dari Anadolu, Jumat, 17 April 2026.

Baca Juga: Prabowo Subianto Disambut Upacara Resmi oleh PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka

Dana bantuan ini akan disalurkan melalui Japan Bank for International Cooperation serta sejumlah lembaga keuangan lain yang berafiliasi dengan pemerintah Jepang. Program ini ditujukan untuk membantu negara-negara Asia mendapatkan pasokan minyak mentah secara lebih stabil, termasuk dari Amerika Serikat dan sumber lainnya.

Selain memperkuat pasokan energi, Jepang juga berharap inisiatif ini dapat menjaga keberlangsungan industri di kawasan Asia, terutama sektor produksi seperti sarung tangan medis dan produk plastik untuk kebutuhan dialisis, sehingga rantai pasok ke Jepang tetap terjaga.

Dalam forum tersebut, Takaichi juga dijadwalkan memaparkan rencana untuk membantu negara-negara Asia mengadopsi sistem cadangan minyak ala Jepang. Skema ini mencakup mekanisme penyimpanan hingga pelepasan cadangan, sebagai upaya memperkuat ketahanan energi regional secara menyeluruh.

x|close