Trump Kecam PM Italia Giorgia Meloni karena Tolak Dukung Perang Iran dan Bela Paus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 07:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py. Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras kepada Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, karena tidak mendukung langkah militer AS terhadap Iran serta sikapnya yang membela Paus Leo XIV.

"Giorgia Meloni tidak mau membantu kita dalam perang. Saya terkejut," ujar Trump, dikutip dari Al Jazeera, Kamis, 16 April 2026.

"Apakah orang-orang menyukai kenyataan bahwa presiden Anda tidak melakukan apa pun untuk mendapatkan minyak (di Iran)?" tambahnya.

Dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera, Trump menilai Meloni tidak menunjukkan keberanian dalam menghadapi situasi tersebut.

"Saya terkejut dengan tindakannya. Saya kira dia punya keberanian, tapi saya salah," ujar Trump.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Milik Bersama, 97% Keuntungan Dibagikan untuk Masyarakat Desa

Dikutip CNN, dalam kesempatan lain Trump kembali mengkritik Meloni dengan menyatakan bahwa hubungan keduanya tidak lagi sama.

"Kami tidak memiliki hubungan yang sama."

"Dia (Meloni) bersikap negatif. Siapa pun yang menolak membantu kami dalam situasi Iran ini, kami tidak memiliki hubungan yang sama," kata Trump dalam program Mornings with Maria di Fox News.

Pernyataan tersebut muncul setelah pemerintahan Meloni memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian kerja sama pertahanan dengan Israel.

Di sisi lain, Meloni justru mengkritik pernyataan Trump terkait Paus. Ia menegaskan bahwa pemimpin Gereja Katolik memiliki tanggung jawab moral untuk menyerukan perdamaian.

"Paus adalah kepala Gereja Katolik, dan adalah benar dan wajar baginya untuk menyerukan perdamaian dan mengutuk semua bentuk perang," kata Meloni.

Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Celal Gunes/Anadolu/pri <b>(Antara)</b> Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Celal Gunes/Anadolu/pri (Antara)

"Saya pikir makna pernyataan saya sudah jelas, tetapi saya akan mengatakannya kembali dengan eksplisit. Saya menganggap kata-kata Presiden Trump tentang Bapa Suci tidak dapat diterima," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Trump kembali menyerang Meloni dengan menyatakan bahwa sikapnya tidak dapat diterima.

"Dialah yang tidak bisa diterima. Karena dia tidak peduli jika Iran memiliki senjata nuklir dan akan meledakkan Italia dalam dua menit jika memiliki kesempatan," ujar Trump.

Ketegangan pernyataan antara kedua pemimpin ini mencerminkan perbedaan tajam dalam menyikapi konflik Iran, sekaligus memperlihatkan dinamika hubungan transatlantik yang tengah memanas.

x|close