Kades di Lumajang Dibacok Beramai-ramai oleh Orang yang Bertamu ke Rumahnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 15:43
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kades di Lumajang dibacok beramai-ramai oleh orang yang bertamu ke rumahnya. Kades di Lumajang dibacok beramai-ramai oleh orang yang bertamu ke rumahnya. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dibacok. Ia dikeroyok oleh pelaku yang beramai-ramai mendatangi rumahnya. Peristiwa ini rekaman videonya viral di media sosial.

Korban ialah Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bernama Sampurno (45).

Ia menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam pada Rabu, 15 April 2026. Korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan usai menerima tebasan celurit dari belasan pelaku.

Dalam video yang beredar, terlihat awalnya korban berbincang dengan para pelaku. Lalu entah kenapa, salah seorang pelaku tiba-tiba mengambil senjata tajam jenis celurit yang sebelumnya disembunyikan di pinggang.

Baca Juga: Jaguar Dikabarkan Pecat Kepala Desain yang Garap Konsep Type 00

Baca Juga: Motif Penganiayaan Aktivis KontraS Diduga Dendam Pribadi, Sidang Digelar 29 April

Tak lama berselang, pelaku lainnya melakukan pemukulan. Pelaku yang membawa celurit tadi kemudian mengayunkan senjata tajam ke arah korban. Para pelaku lainnya, yang ternyata juga membawa senjata tajam, lantas ikut menyerang korban.

Korban pun berteriak minta tolong. Ia nampak kesakitan. Sampurno juga berlari menyelamatkan diri ke dalam rumahnya. Para pelaku pun beramai-ramai keluar dari rumah. Mereka seperti bersiap melayani apabila ada serangan balasan.


Kini, Sampurno masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang dan kondisinya sudah membaik.

Menurut Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa korban sebelumnya sempat cekcok dengan seseorang pada saat menghadiri acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada Selasa, 14 April 2026, malam.

Kejadian tersebut ternyata berlanjut dengan datangnya 15 orang ke rumah Sampurno dan melakukan penganiayaan. "Sempat ada pembicaraan antara terduga pelaku dan Kades Pakel, intinya terduga mengonfirmasi apa alasannya marah-marah saat acara pengajian di Ranuyoso," ujar Suprapto, Kamis, 16 April 2026.

Kala dicecar pertanyaan oleh pelaku, menurut Suprapto, korban hanya diam dan meminta maaf. "Kemudian, terduga pelaku, beberapa orang langsung melakukan pengeroyokan terhadap Kades Pakel dengan menggunakan sajam," kata dia.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, mengatakan bahwa saat ini Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pras menyebut, belum bisa memastikan motif penganiayaan tersebut sebelum para pelaku ditangkap.

"Barang bukti sajam (senjata tajam) tidak ada karena langsung dibawa pelaku, saat ini tim sedang melakukan pencarian terhadap pelaku," tandasnya.

x|close